• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains Botani

Pepohonan, Dunia Enigma Penuh Pesona

Khalaf Ahmed Mahmoud Abu Zeid

by Khalaf Ahmad Mahmud Abu Zaid
1 hour ago
in Botani
Reading Time: 3 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Pepohonan bukan sekadar tumbuhan hidup yang menghuni planet kita. Mereka adalah salah satu sumber penting kehidupan di muka bumi. Selain menyediakan makanan bagi makhluk hidup, pepohonan juga melakukan fotosintesis, sebuah proses utama yang menghasilkan oksigen di planet tempat kita tinggal ini. Pepohonan juga membantu menjernihkan udara dan menghadirkan keindahan luar biasa bagi lingkungan sekitarnya. Yang lebih penting dari itu semua, pepohonan menjadi kawan bagi manusia sejak awal keberadaannya di muka bumi. Bahkan, pepohonan disebut sebagai salah satu sahabat manusia yang paling tua. Manusia berteduh di bawah naungannya serta memanfaatkan kayunya untuk membuat rumah dan alat-alat untuk bertahan hidup. Namun begitu, seiring kemajuan ilmu pengetahuan, manusia justru mengabaikan peran sahabat istimewanya ini. Bersama-sama dengan pengabaian tersebut, sebagian keajaiban dan rahasia pepohonan pun lenyap terlupakan. Padahal, pepohonan merupakan dunia yang menyimpan begitu banyak keajaiban dan rahasia yang baru berhasil diungkap oleh ilmu pengetahuan belakangan ini. Dan topik inilah yang akan kita coba bahas dalam tulisan ini.

 

Pohon Merah

Kita semua tahu bahwa pepohonan identik dengan warna hijau. Warna ini menghadirkan kesejukan bagi jiwa, ia juga membuat mata dan hati terasa lapang saat memandang keindahan ciptaan Ilahi itu. Namun, ternyata ada pula jenis pepohonan yang berbeda dari kebanyakan pepohonan pada umumnya. Para ilmuwan menyebutnya pohon merah. Jenis pohon ini memiliki kulit batang yang lembut, sehingga tidak akan melukai tangan jika dipukul. Pohon tersebut tumbuh dari biji yang beratnya tidak lebih dari 1/250 gram. Meski berasal dari biji yang sangat kecil, tinggi pohon ini dapat mencapai 100 hingga 300 kaki (30-91 meter) di atas permukaan laut. Bahkan, beberapa di antaranya dapat menjulang hingga panjangnya melebihi lebar lapangan sepak bola atau setara dengan ketinggian gedung 30 lantai.

RelatedArticles

Alga, Sumber Berbagai Manfaat

Bunga Batu Mawar dari Gurun

Sebutan pohon merah berasal dari warna batang pohonnya yang berwarna sangat merah. Pohon ini juga dikenal sebagai redwood atau pohon kayu merah, yang tumbuh di California Utara, Amerika Serikat dan dapat hidup rata-rata 500 hingga 700 tahun lamanya. Yang lebih menakjubkan, pohon ini mampu tumbuh dalam kondisi lingkungan yang sangat tidak ideal, dengan sirkulasi udara dan cahaya terbatas. Ia juga memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem.

Keajaiban lainnya terletak pada cara pohon ini berkembang biak. Setelah tumbuh dengan baik selama sekitar 20 tahun dan memperoleh cukup cahaya, satu pohon akan menghasilkan runjung jantan dan betina yang tumbuh bergerombol. Ketika matang pada awal musim gugur, runjung itu dapat mencapai ukuran sebesar tandan anggur. Selanjutnya, biji-bijinya yang berukuran sangat kecil, kira-kira sebesar biji tomat akan jatuh ke tanah. Satu pohon dapat menghasilkan ribuan runjung, dan setiap runjung berisi sekitar 60 biji. Yang mengherankan adalah, dari setiap satu juta biji yang ada, hanya ada satu biji saja yang mampu bertahan hidup dan tumbuh menjadi tanaman. Meski tingkat keberhasilannya sangat rendah, jumlah tersebut ternyata cukup untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenis pohon ini.

 

Pohon Berumur Panjang

Di antara sekian banyak keajaiban yang dimiliki pepohonan adalah adanya beberapa jenis pohon yang usianya melampaui hampir semua rekor usia makhluk hidup yang pernah ada di muka bumi. Salah satu yang paling terkenal adalah pohon sika yang tumbuh di Australia dan dianggap sebagai fosil hidup, sekaligus pemegang rekor usia yang sangat panjang. Berdasarkan penelitian ilmiah, usia pohon sika diperkirakan mencapai 12.000-15.000 tahun. Yang menakjubkan, pohon ini tumbuh dengan kecepatan yang luar biasa lambat. Dalam kurun waktu satu abad lamanya, pertumbuhan pohon ini bahkan hampir tidak mencapai satu meter.

Di antara pohon-pohon berumur panjang yang berhasil diteliti para ilmuwan ada pohon yang diperkirakan berusia 4.900 tahun. Diperkirakan bahwa pohon ini telah melewati 1.000 tahun pertama kehidupannya pada masa yang sezaman dengan…

Tags: pohonpohon terbesartumbuhanVolume 13 Nomor 52
Previous Post

Banyak Kerja, Sedikit yang Selesai

Khalaf Ahmad Mahmud Abu Zaid

Khalaf Ahmad Mahmud Abu Zaid

Related Posts

Alga
Botani

Alga, Sumber Berbagai Manfaat

9 years ago
Bunga Batu
Botani

Bunga Batu Mawar dari Gurun

9 years ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1077 shares
    Share 431 Tweet 269
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    1006 shares
    Share 403 Tweet 251
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    924 shares
    Share 370 Tweet 231

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Pepohonan, Dunia Enigma Penuh Pesona

Pepohonan, Dunia Enigma Penuh Pesona

October 1, 2026
Banyak Kerja, Sedikit yang Selesai

Banyak Kerja, Sedikit yang Selesai

September 30, 2026
Sebuah Sudut Pandang

Sebuah Sudut Pandang

September 30, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin