• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Monday, October 5, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains Biologi

Hantavirus dari Tengah Laut, Peringatan bagi Dunia

Dr. rer. nat. Astutiati Nurhasanah, B.Sc., M.Si.

by admin
2 hours ago
in Biologi
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Perjalanan dengan kapal pesiar di Atlantik Selatan seharusnya menjadi petualangan yang menyenangkan di tengah lautan dingin dan bentang alam indah. Namun, perjalanan itu justru berubah menjadi pusat perhatian dunia ketika sejumlah penumpang terinfeksi virus langka yang bukan ditularkan melalui nyamuk atau berasal dari kawasan perkotaan yang padat, melainkan dari rodensia (hewan pengerat), sehingga kejadian itu kembali mengingatkan dunia pada penyakit yang jarang menjadi perbincangan publik: hantavirus.

Pada 2 Mei 2026, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menerima laporan bahwa sekelompok penumpang kapal pesiar mengalami gangguan pernapasan berat. Ada 147 penumpang dan awak kapal yang masih berada di atas kapal, sedangkan 34 orang lainnya telah turun di pelabuhan sebelumnya. Dalam beberapa hari berikutnya, sejumlah kasus baru diduga sebagai infeksi hantavirus. Hingga 8 Mei 2026, tercatat 8 kasus dengan 3 kematian, sehingga menghasilkan CFR (angka kematian kasus/case fatality ratio) sekitar 38%. 6 kasus telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium, dan seluruhnya diidentifikasi sebagai infeksi Andes virus (ANDV).

 

Mengenal Hantavirus

RelatedArticles

Enigma Hijau pada Panen Cahaya

Pusat Energi Tubuh

Kasus-kasus tersebut berkaitan dengan hantavirus pulmonary syndrome (HPS), yang juga dikenal sebagai hantavirus cardiopulmonary syndrome (HCPS), yakni penyakit zoonosis (menular dari hewan ke manusia) yang menyerang sistem pernapasan dan disebabkan oleh virus dari genus Orthohantavirus. Hingga kini, diketahui ada lebih dari 20 spesies hantavirus yang dapat menginfeksi manusia. Penyakit ini umumnya menyebabkan gangguan pernapasan berat yang dapat berkembang dengan cepat dan berakibat fatal pada sebagian pasien.

Di benua Amerika Utara, sebagian besar kasus HPS dikaitkan dengan Sin Nombre virus, sedangkan di Amerika Selatan ia lebih sering disebabkan oleh Andes virus (Orthohantavirus andesense). Sementara itu, hantavirus yang beredar di Asia dan Eropa umumnya menyebabkan haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS), penyakit yang terutama menyerang ginjal dan pembuluh darah. Berbeda dengan Andes virus, hingga kini penularan hantavirus antarmanusia di kawasan Asia dan Eropa belum pernah dilaporkan dan sebagian besar kasus yang terjadi adalah akibat paparan terhadap ekskreta rodensia yang terinfeksi.

Meski jarang, penularan antarmanusia pada HPS akibat Andes virus pernah dilaporkan, terutama dalam situasi kontak dekat dan berkepanjangan. WHO menyebut bahwa penularan sekunder kemungkinan paling mudah terjadi pada fase…

Tags: Biologihantavirusmajalah mata airmata air magazinetikusVolume 13 Nomor 52
Previous Post

Pepohonan, Dunia Enigma Penuh Pesona

Next Post

Pelajaran Nilai yang Melampaui Pengetahuan

admin

admin

Related Posts

Enigma Hijau pada Panen Cahaya
Biologi

Enigma Hijau pada Panen Cahaya

6 months ago
Pusat Energi Tubuh
Biologi

Pusat Energi Tubuh

9 months ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1425 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1077 shares
    Share 431 Tweet 269
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    1006 shares
    Share 403 Tweet 251
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    925 shares
    Share 370 Tweet 231

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Pelajaran Nilai yang Melampaui Pengetahuan

Pelajaran Nilai yang Melampaui Pengetahuan

October 5, 2026
Hantavirus dari Tengah Laut, Peringatan bagi Dunia

Hantavirus dari Tengah Laut, Peringatan bagi Dunia

October 5, 2026
Pepohonan, Dunia Enigma Penuh Pesona

Pepohonan, Dunia Enigma Penuh Pesona

October 1, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin