





Semua Membacanya 2026: Rindu Kami pada Sang Nabi mengajak kita berhenti sejenak dari kesibukan dan mengingat sosok yang begitu kita cintai, Rasulullah ﷺ. Rindu kepada Beliau bukan hanya tentang ingin bertemu, tetapi tentang hati yang ingin lebih dekat dengan akhlaknya: kelembutan ketika menghadapi orang lain, kesabaran ketika diuji, dan keteguhan dalam menjalani jalan Allah ﷻ.
Barangkali kita sering merasa jauh, bahkan malu karena belum mampu meneladani Beliau sebagaimana mestinya. Namun kerinduan selalu punya jalan untuk pulang. Melalui bacaan-bacaan dalam Semua Membacanya 2026, kita diajak menghidupkan kembali rasa cinta itu, bukan sekadar dengan air mata dan selawat, tetapi dengan menghadirkan jejak Sang Nabi dalam cara kita berbicara, memperlakukan sesama, memaafkan, dan menjalani kehidupan.















Semua Membacanya adalah ikhtiar kecil Majalah Mata Air dalam merawat cinta kepada Sang Nabi. Sebuah gerakan literasi yang tak hanya mengajak membaca, tetapi juga membuka ruang-ruang rindu, menyalakan cahaya kasih, dan mempertemukan hati dengan sosok Rasul yang agung. Sejak 2020 hingga 2025, perlombaan ini telah diikuti oleh puluhan ribu peserta dan menjangkau lebih dari sejuta pengguna dunia maya – sebuah bukti bahwa cinta kepada Sang Nabi masih sangat menyala di hati umat.






Pop Quiz
Selama durasi membaca buku setiap peserta mempunyai kesempatan untuk mengikuti 3 pop quiz yang akan digelar di Instagram official Majalah Mata Air. Total hadiah yang akan diterima oleh peserta hingga Rp. 3.000.000,-
Kuis Seminar
Seminar Semua Membacanya 2026 akan diselenggarakan pada 5 Desember 2026. Peserta seminar akan memiliki kesempatan mengikuti kuis dan meraih hadiah hingga Rp. 1.500.000,-
Mendapatkan skor tertinggi di ujian final pada tanggal 10 Januari 2027. Proporsi skor ujian final sebesar 100%.
Kecepatan Waktu
Pada kondisi terdapat skor yang sama, yang akan menjadi kriteria siapa peserta terbaik akan ditentukan lewat kecepatan waktu dalam menyelesaikan soal ujian final.
Buku
Peserta akan mengikuti ujian berdasarkan buku pilihan panitia berdasarkan kategori yang dipilih.

Mentari kenabian telah berada di ufuk peraduannya. Cahaya jingga mulai menyelimuti cakrawala dunia. Hanya tersisa sekitar 3 bulan bagi Sang Kebanggaan Semesta ﷺ untuk bertemu dengan Sang Pemilik Semesta ﷻ. Pada bulan Zulkaidah 10 H, Baginda Nabi ﷺ mengumumkan akan menunaikan ibadah haji. Betapa para sahabat merindukan datangnya momen indah ini. Mereka akan melakukan perjalanan haji bersama Rasulullah ﷺ, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jamrah dan tahalul di Mina. Perjalanan agung itu menjadi peristiwa paling mengesankan bagi sekitar 120.000 Sahabat yang akan mengibarkan panji Islam setinggi-tingginya di seluruh penjuru dunia. Ya, inilah perjalanan haji Rasulullah, haji perpisahan (Haji Wada) yang sarat akan makna dan tuntunan.
Total Biaya Pendaftaran Rp. 55.000

Awan putih yang bergerombol itu seumpama kumpulan jutaan malaikat yang sedang berzikir dalam diam. Gadis berjilbab merah marun itu menyeka air matanya sambil memandang ke luar jendela pesawat yang dinaikinya. Ada kerinduan yang menggelegak dan membara dalam dadanya. Kerinduan kepada Baginda Nabi, menyatu dengan kerinduan kepada abah dan umminya, serta teman-temannya, anak-anak yatim di Darus Sakinah sana.
Diam-diam ia merasa iri dengan abahnya. Bagaimana abahnya bisa memiliki rasa rindu sedemikian dalam kepada Baginda Nabi Saw.. Ia berharap suatu saat juga memiliki rasa rindu seperti itu. Rasa rindu nan dahsyat yang hanya dikaruniakan oleh Allah kepada hamba-hamba terpilih
Total Biaya Pendaftaran Rp. 65.000

Di balik sosok agung yang kita kenal, ada kisah luar biasa tentang masa muda yang dipenuhi pesona, keberanian, dan kecerdasan di atas rata-rata. Tampan, dicintai masyarakat, dan memiliki jiwa kepemimpinan alami itulah Muhammad Rasulullah SAW ketika muda. Di usianya yang baru 15 tahun, ia sudah berdiri bahu-membahu bersama para pamannya di medan Perang Fijar. Namun, kehebatannya tidak berhenti di sana. Di dunia perdagangan, kejelian dan integritasnya yang luar biasa menarik perhatian Bunda Khadijah, seorang pengusaha wanita paling disegani di Mekkah.
Hasilnya sungguh menakjubkan. Di tangan Muhammad SAW muda, roda bisnis Bunda Khadijah berkembang pesat hingga menghasilkan keuntungan berlipat ganda. Bahkan sebelum genap berusia 25 tahun, namanya sudah harum sebagai pedagang ulung yang melintasi batas wilayah hingga ke Negeri Syam. Buku ini bukan sekadar riwayat sejarah biasa, melainkan kompas inspirasi bagi kita semua khususnya para generasi muda tentang bagaimana membangun kepemimpinan, integritas bisnis, dan kepribadian yang dicintai banyak orang sejak usia dini.
Total Biaya Pendaftaran Rp. 30.000














