• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Friday, April 10, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Spiritualitas Hikmah

Tumbuh Bersama Kesulitan

Dr. Drs. Agus Syihabudin, M.A.

by Agus Syihabudin
1 year ago
in Hikmah
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Kehidupan manusia mirip roda yang terus berputar. Terkadang kita berada di puncak dan meraih kebahagiaan, tetapi di lain waktu bisa pula kita berada di bawah, harus merasakan pahitnya kehidupan bahkan menghampiri keputusasaan. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa di balik setiap tantangan, kesulitan, dan penderitaan, terselip berkah yang menanti untuk ditemukan, hikmah yang harus dipahami kemudian.

Stephen Hawking didiagnosis memiliki amyotrophic lateral sclerosis (ALS)1 pada usia 21 tahun, yang membuatnya lumpuh dan hanya bisa berkomunikasi melalui synthesizer2 suara. Meskipun demikian, Hawking terus melakukan penelitian ilmiah yang groundbreaking3 dan menulis buku-buku populer tentang kosmologi, yang kemudian menobatkannya sebagai salah seorang fisikawan tersohor sekolong jagat raya di abad ke-21. Kisah Stephen Hawking menunjukkan bahwa bahkan dalam menghadapi penyakit yang fatal, kita masih dapat mencapai hal-hal besar dan menjalani hidup yang bermakna.

Nick Vujicic yang berasal dari Melbourne, Australia, lahir tanpa tangan dan kaki disebabkan kelainan phocomelia yang dideritanya sejak lahir. Pada awalnya, keadaan ini membuat dirinya merasa putus asa dan terisolasi. Namun, dia akhirnya mampu mengatasi rasa tidak amannya dan berhasil menjadi seorang pembicara motivasi yang sukses dan inspiratif. Nick juga merupakan seorang penyandang disabilitas pertama yang bisa bersekolah di sekolah normal di Australia. Kita juga memiliki Agus Prayitno, seorang atlet para-atletik yang telah meraih medali emas di berbagai ajang internasional, termasuk Paralympic Games4, meskipun memiliki keterbatasan secara fisik.

Viktor E. Frankl, seorang psikiater Austria dan penulis buku “Man’s Search for Meaning”, mengisahkan pengalamannya di kamp konsentrasi Nazi dan bagaimana dia menemukan makna hidup di tengah penderitaan yang dialaminya. Ada pula Nelson Mandela, seorang pejuang anti-apartheid di benua Afrika. Pada awalnya dia harus menghabiskan 27 tahun hidupnya di penjara karena aktivitasnya dalam membela hak-hak orang-orang kulit hitam. Berkat kegigihan dan ketabahannya, pada akhirnya Mandela berhasil menjadi presiden Afrika Selatan pertama.

RelatedArticles

Sakratul Maut: Ketajaman Mata di Ambang Penyesalan

Mata Air – Air Mata. Akankah Kita Tiba di Bening Telaga?

Tags: berjuangHikmahkesulitanmajalah mata airvolume 12 Nomor 45
Previous Post

Harmoni Melodi Kosmik dan Geometri Arsitektur Utsmani

Next Post

Jadzbah dan Injidzab

Agus Syihabudin

Agus Syihabudin

Related Posts

Sakratul Maut: Ketajaman Mata di Ambang Penyesalan
Hikmah

Sakratul Maut: Ketajaman Mata di Ambang Penyesalan

6 months ago
Mata Air – Air Mata. Akankah Kita Tiba di Bening Telaga?
Hikmah

Mata Air – Air Mata. Akankah Kita Tiba di Bening Telaga?

1 year ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1066 shares
    Share 427 Tweet 266
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    993 shares
    Share 398 Tweet 248
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    899 shares
    Share 360 Tweet 225

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

March 3, 2026
Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

March 3, 2026
Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

March 3, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin