• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Tuesday, September 15, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Spiritualitas Artikel Utama

Mewujudkan Cita-cita

M. Fethullah Gülen

by M. Fethullah Gulen
6 years ago
in Artikel Utama
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Bagaimana caranya agar para pegiat khidmah yang berdakwah di jalan Allah dapat menjaga keseimbangan antara cita-cita dan realita di tengah-tengah masyarakat yang mengalami pergolakan dahsyat antara berbagai kerusakan melawan nilai-nilai keluhuran dan apa saja karakteristik orang-orang yang mampu menjaga keseimbangan tersebut?

Merupakan sebuah fakta bahwa kita berada di dalam masyarakat yang pada nilai-nilai kehidupannya terdapat berbagai distorsi dan kerusakan. Tentu saja amat sulit menghadirkan keteraturan di tengah kekacauan yang demikian ini. Karena setiap kekacauan akan melahirkan kekacauan lain yang baru. Pada umumnya, demikianlah pemahaman-pemahaman ilmiah mengharuskan hal tersebut terjadi. Dapat juga dikatakan bahwa terdapat faktor determinisme1 dalam struktur fondasi masyarakat. Akan tetapi, determinisme yang ada di sini adalah determinisme bersyarat. Oleh karenanya menurut akidah kita, meski terbentuk dari satu jalur sekalipun, berbagai  keseimbangan, keteraturan dan harmoni di dunia tempat kita berada ini senantiasa dirajut dalam bingkai iradah atau kehendak manusia.

Sekiranya kita mengungkapkan manusia dalam bingkai peristiwa alam yang terjadi dan pencapaiannya di tingkat tertentu, serta jika kita mempertimbangkannya hanya pada prinsip-prinsip fisika-astrofisika saja, maka itu berarti kita telah menurunkan derajat manusia hanya sebagai benda tak berjiwa maupun makhluk tak bernyawa saja. Padahal, salah satu dari sekian banyak anugerah Allah subhanahu wa ta’ala teristimewa dan yang paling penting bagi manusia adalah iradah atau kehendak yang dimilikinya. Dengan iradah, manusia terpisahkan dari semua makhluk lain yang tak ber-iradah. Dalam masalah ini, karena adanya iradah maka segala sesuatu yang berhubungan dengan pembangunan dan pembaharuan pada diri manusia, bisa jadi didahului oleh kekacauan. Pada periode semacam itu, sembari memutus lingkaran keburukan berbagai entropi (transformasi, perubahan, dan keruntuhan), manusia -berkat inayat dari Allah- kemudian mengganti lingkaran keburukan tersebut dengan lingkaran kesalehan, sehingga siklus mandulnya dapat dibangun menjadi siklus produktif (kebaikan yang akan berbuntut pada kebaikan lainnya).

Jika kita melihat hal ini dari sisi sejarah umat manusia, maka hal ini merupakan bagian dari siklus pengulangan berbagai peristiwa-peristiwa di masa lalu yang seringkali membuat kita terperangah. Misalnya saja sejarah tentang Bani Israil yang hanya mampu berputar-putar saja di Gurun Tih tanpa tujuan selama empat puluh tahun2. Beberapa orang di dalamnya memiliki tekad yang bulat untuk meraih tujuan yang tinggi. Pada akhirnya,….

RelatedArticles

Kecintaan pada Pengetahuan dan Penelitian

Seruntai Renungan Perjalanan

Tags: cita-citadirilangkahVolume 8 Nomor 29
Previous Post

Gelombang Gravitasi Sebuah Gaya Universal

Next Post

Petualangan Matematis Ide

M. Fethullah Gulen

M. Fethullah Gulen

Related Posts

Kecintaan pada Pengetahuan dan Penelitian
Artikel Utama

Kecintaan pada Pengetahuan dan Penelitian

2 weeks ago
Seruntai Renungan Perjalanan
Artikel Utama

Seruntai Renungan Perjalanan

2 months ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1423 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1076 shares
    Share 431 Tweet 269
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    1005 shares
    Share 403 Tweet 251
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    924 shares
    Share 370 Tweet 231

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 51)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 51)

September 9, 2026
Tanya Jawab Edisi 51

Tanya Jawab Edisi 51

September 9, 2026
Andalusia dan Lubna dari Cordoba

Andalusia dan Lubna dari Cordoba

September 9, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin