Tubuh manusia dirancang dalam bentuk yang sangat indah sehingga memiliki ketahanan terhadap berbagai jenis tekanan, serta memiliki kemampuan sangat tinggi untuk menghadapi sejumlah besar risiko lingkungan. Tubuh kita dilengkapi dengan kemampuan untuk menyembuhkan dan melindungi dirinya sendiri, serta menangkis ribuan jenis ancaman dari luar. Jika diumpamakan, tubuh manusia ibarat mesin internal yang dirancang dengan tingkat ketepatan dan ketelitian luar biasa untuk secara otomatis mengatasi kerusakan serta berbagai bahaya yang mengancam manusia, bahkan melawan penyakit mematikan seperti kanker sekalipun. Keajaiban sistem tubuh manusia ini akan terus ada selama tubuh manusia itu sendiri masih ada.
Penemuan di Dalam Tubuh
Setelah melalui berbagai eksperimen dan penelitian ilmiah yang mendalam, dunia kedokteran menemukan fakta penting bahwa tubuh manusia memproduksi zat kimia yang memiliki sifat mirip opium[1] seperti morfin, yang oleh para ilmuwan disebut dengan “endorfin”. Zat ini berfungsi sebagai morfin internal yang mengalir dalam darah, otak, dan sumsum tulang belakang. Salah satu fakta yang telah dikonfirmasi sains terkait endorfin adalah bahwa kebutuhan tubuh terhadap endorfin merupakan penyebab kecanduan morfin, karena penggunaan obat ini menghambat kemampuan tubuh untuk memproduksi endorfin, sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa manusia harus mendapatkannya dari sumber eksternal dengan dosis yang kian meningkat. Morfin alami ini memainkan peran utama dalam tubuh sebagaimana akan dijelaskan dalam artikel ini.
Menangani Rasa Sakit
Kemampuan merasakan sakit mungkin merupakan salah satu pengalaman paling menyiksa, paling kejam, dan paling mematikan yang dialami manusia. Ketika rasa sakit menyerang tubuh seseorang, ia mengubah kekuatan menjadi kelemahan, dan membalikkan kebahagiaan menjadi kesedihan serta penderitaan. Namun terlepas dari semua hal itu, sebenarnya rasa sakit tidaklah sepenuhnya tak memiliki manfaat. Ia ibarat sirine peringatan bahaya yang hanya muncul dari suatu bagian tubuh jika ada yang mengancam keselamatan dan keamanannya. Oleh karenanya, ia benar-benar merupakan niqmat (berupa siksaan) yang di dalamnya mengandung rahmat.
Sejak zaman dahulu, manusia telah mencari obat untuk rasa sakit berdasarkan jenis-jenisnya. Kita mencari pengobatan dan cara untuk meredakan intensitas rasa sakit dengan berbagai cara, seperti pendinginan, pemanasan, akupunktur, kompres, perban, ramuan, obat-obatan, infus herbal, dan ekstrak tumbuhan. Lebih dari itu, manusia juga menggunakan jimat, mantra, dan jampi-jampi untuk meredakan rasa sakit, hingga pada era modern morfin berhasil diekstraksi dari opium dan digunakan secara luas sebagai pereda nyeri pascaoperasi. Namun demikian, ada beberapa kendala dalam penggunaan zat ini, yakni bahwa …..







Discussion about this post