• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Wednesday, September 9, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains IPTEK

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 51)

by admin
2 hours ago
in IPTEK, Kesehatan, Lingkungan, Sains
Reading Time: 4 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Sebuah Objek Misterius Ditemukan di Bimasakti

Para ahli astronomi yang menggunakan Teleskop Radio MeerKAT mencatat sebuah penemuan mencengangkan di galaksi Bimasakti, yakni sebuah objek misterius dengan massa yang lebih besar daripada bintang neutron yang paling berat tetapi juga lebih ringan daripada lubang hitam (black hole) yang paling kecil. Objek yang diidentifikasi berada dekat bintang neutron yang berputar sangat cepat atau pulsar (bintang berdenyut) milidetik yang disebut PSR J0514-4002E tersebut ditemukan dalam gugus bintang padat sejauh sekitar 40.000 tahun cahaya. MeerKAT —yang dilengkapi dengan 64 antena di Afrika Selatan— mendeteksi sisa bintang padat tersebut. Jika objek pendamping itu adalah sebuah lubang hitam, maka ia akan membentuk sistem biner pulsar radio lubang hitam yang sangat diidamkan, yang memberi peluang unik bagi para ilmuwan untuk menguji teori gravitasi Einstein. Pulsar yang berputar dengan kecepatan 170 kali per detik secara luar biasa tersebut diamati melalui gelombang radio yang lemah. Perubahan pada pulsar teraturnya mengungkap adanya objek yang mengorbit dengan kepadatan luar biasa, yang kemungkinan merupakan reruntuhan dari bintang masif yang hancur. Pulsar dan objek misterius tersebut saling mengorbit setiap 7 hari Bumi pada jarak 5 juta mil, berada dalam celah massa lubang hitam. Bintang neutron dan lubang hitam terbentuk ketika bintang masif kehabisan bahan bakar fusi nuklirnya. Keruntuhan inti bintang tersebut menghasilkan pembentukan bintang neutron atau lubang hitam. Objek yang baru ditemukan ini pun menantang pemahaman yang telah ada sebelumnya tentang celah massa lubang hitam tersebut, karena ia memiliki massa lebih besar dibanding bintang neutron mana pun yang diketahui, tetapi juga lebih kecil daripada lubang hitam mana pun yang dikenal.

Para peneliti mengusulkan pendapat bahwa objek tersebut kemungkinan terbentuk melalui sebuah tabrakan antara dua bintang neutron pada gugus bola padat NGC 1851. Namun demikian, sifat dari objek pendamping—baik itu bintang neutron, lubang hitam, maupun objek kosmik yang sebelumnya belum teridentifikasi—masih belum diketahui. Sistem yang baru ditemukan ini berfungsi sebagai sebuah laboratorium kosmik unik yang menawarkan wawasan tentang kondisi ekstrim serta menjanjikan titik balik pada pemahaman kita tentang bintang neutron, lubang hitam, dan celah massa lubang hitam yang misterius. Selanjutnya, penemuan ini membuka peluang baru bagi ilmuwan untuk mempelajari perilaku materi dan fisika pada lingkungan paling ekstrim di alam semesta.

Barr DE et al. A pulsar in a binary with a compact object in the mass gap between neutron stars and black holes. Science, January 2024.

 

RelatedArticles

Ketika Ayam Mengajarkan Teknologi Stabilisasi

Jangan Remehkan Serangga

Pembatasan Pola Makan Memperlambat Penuaan Otak dan Memperpanjang Usia

Para ilmuwan telah menemukan hubungan penting antara pembatasan kalori dan penuaan otak secara sehat, yang menjelaskan mekanisme di balik dampak positif dari pembatasan asupan kalori terhadap umur panjang dan kesehatan otak. Meski pembatasan pola makan diketahui dapat meningkatkan kesehatan dan umur panjang, tetapi hingga kini dampaknya terhadap otak masih belum dipahami sepenuhnya. Studi baru ini mengidentifikasi gen OXR1 sebagai faktor penting dalam perpanjangan usia yang terkait dengan pembatasan pola makan serta dalam mendukung penuaan otak secara sehat. Penelitian yang dilakukan pada lalat buah dan sel manusia ini mengungkap mekanisme seluler secara rinci, yang di dalamnya pembatasan kalori dapat menunda penuaan dan memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif. Tim peneliti menemukan bahwa gen OXR1 menghasilkan suatu respons spesifik neuron yang memediasi perlindungan saraf yang diamati pada pembatasan asupan makan. Strategi seperti puasa intermiten atau pembatasan kalori, yang membatasi asupan nutrisi, mungkin dapat meningkatkan kadar gen OXR1 sehingga memberi efek perlindungan pada otak. OXR1 melindungi sel dari kerusakan oksidatif, karena kekurangannya pada manusia dapat menyebabkan gangguan neurologis berat serta kematian dini. Penelitian ini juga mengkaji lebih dalam tentang retromer, yaitu sebuah protein kompleks yang berperan penting dalam mendaur ulang protein dan lipid di dalam sel. Ditemukan bahwa OXR1 memengaruhi retromer dengan menjaga fungsinya dan merupakan sebuah peran kunci dalam melindungi neuron selama pembatasan pola makan. Disfungsi pada retromer telah dikaitkan dengan penyakit neurodegeneratif terkait usia seperti Alzheimer dan Parkinson. Dengan memahami hubungan antara OXR1, pembatasan pola makan, dan kesehatan otak, studi ini memberikan wawasan tentang mengapa setiap orang merespons pola makan secara berbeda, serta membuka peluang bagi target terapi potensial yang dapat memperlambat penuaan dan penyakit neurodegeneratif terkait usia. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa pola makan yang sehat memiliki dampak besar terhadap berbagai proses dalam tubuh, serta mendukung upaya menjalankan praktik diet yang dapat meningkatkan kesehatan dan umur panjang secara menyeluruh.

Wilson KA et al. OXR1 maintains the retromer to delay brain aging under dietary restriction. Nature Communications, January 2024.

 

Mengungkap Memori dan Imajinasi Manusia dengan AI Generatif

Memori manusia memainkan peran penting dalam berbagai proses kognitif. Ia berkontribusi besar terhadap kemampuan kita untuk belajar tentang dunia, mengingat pengalaman masa lalu, dan menghasilkan skenario yang benar-benar baru untuk imajinasi dan perencanaan. Sebuah studi terbaru memperkenalkan model komputasi AI (Artificial Intelligence) —yang juga dikenal sebagai jaringan saraf generatif— untuk membuat simulasi bagaimana jaringan saraf di otak manusia merekonstruksi peristiwa masa lalu dan membayangkan skenario baru.

Model ini mencakup jaringan yang merepresentasikan hipokampus dan neokorteks, dua bagian otak yang diketahui bekerja bersama-sama dalam menjalankan fungsi memori, imajinasi, dan perencanaan, untuk meneliti bagaimana interaksi keduanya. Hipokampus berperan penting dalam pembentukan memori dan navigasi spasial, sementara neokorteks berkaitan dengan proses komputasi yang berkaitan dengan perhatian, pemikiran, persepsi, dan memori episodik. Para peneliti memaparkan model tersebut pada 10.000 gambar sehingga memungkinkan pemrograman kode secara cepat pada berbagai adegan oleh jaringan hipokampus. Selanjutnya, jaringan saraf generatif di neokorteks dilatih dengan memutar ulang adegan-adegan tersebut. Analisis menunjukkan bahwa hipokampus dengan cepat menyerap adegan dan memutarnya kembali sehingga memberi instruksi kepada neokorteks melalui paparan berulang. Sebagai respons, neokorteks belajar untuk merekonstruksi berbagai adegan dengan mengorganisasi informasi, berfokus pada elemen penting seperti susunan dinding dan objek. Efisiensi ini memungkinkan otak untuk mengingat adegan dan menghasilkan adegan yang baru tanpa harus menyimpan setiap detail kecilnya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pemutaran ulang memori saat istirahat membantu otak mengenali pola dari pengalaman masa lalu, sehingga membantu prediksi di masa depan, seperti halnya upaya menghindari bahaya atau menemukan lokasi makanan. Studi ini menjelaskan bagaimana otak menghasilkan peristiwa baru dalam imajinasi dan perencanaan masa depan, serta menyoroti peran rekonstruksi memori dalam proses tersebut. Penelitian ini juga memberikan wawasan mengapa memori yang ada sering mengalami distorsi, yang ciri-ciri uniknya digeneralisasi dan diingat secara lebih selaras atau sesuai dengan karakteristik dari peristiwa-peristiwa sebelumnya.

 Spens and Burgess. A generative model of memory construction and consolidation. Nature Human Behavior, January 2024.

Tags: Volume 13 Nomor 51
Previous Post

Tanya Jawab Edisi 51

admin

admin

Related Posts

Ketika Ayam Mengajarkan Teknologi Stabilisasi
Bio-Teknologi

Ketika Ayam Mengajarkan Teknologi Stabilisasi

5 hours ago
Jangan Remehkan Serangga
Aneka Satwa

Jangan Remehkan Serangga

5 hours ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1076 shares
    Share 431 Tweet 269
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    1003 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    924 shares
    Share 370 Tweet 231

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 51)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 51)

September 9, 2026
Tanya Jawab Edisi 51

Tanya Jawab Edisi 51

September 9, 2026
Andalusia dan Lubna dari Cordoba

Andalusia dan Lubna dari Cordoba

September 9, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin