• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Friday, January 16, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025New!!!
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025New!!!
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Spiritualitas Bukit-Bukit Zamrud Kalbu

Sakinah dan Thuma’ninah atau Ithmi’nan

M. Fethullah Gulen

by M. Fethullah Gulen
2 years ago
in Bukit-Bukit Zamrud Kalbu
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Kata sakinah berasal dari akar kata sukun yang bermakna ketenangan, kesungguhan, kewibawaan, kelembutan atau tenang dan antengnya ombak serta merupakan lawan dari menganggap remeh (kesembronoan), kegelisahan, keraguan, dan ketergesa-gesaan. Dalam terminologi tasawuf, kata “sakinah” berarti “ketenangan hati dengan berbagai anugerah gaib” sehingga hati yang berada dalam kondisi ini akan senantiasa dalam perhatian dan kesigapan untuk mencari akhirat, terbuka pada embusan lahuti dan senantiasa berkelana di sekitar ketenangan hati (ithmi’nan). Di saat yang sama, maqam ini adalah permulaan dari derajat ‘ainul yaqin1. Itulah alasannya mengapa bersama-sama dengan waridat2 yang didapatkan dengan jalan pengetahuan, sering kali bercampur-aduk dengan hal-hal yang datang ke dalam basirah sehingga menyebabkan cakrawala penglihatan menjadi buram untuk sementara waktu dan bisa saja melahirkan beberapa kebimbangan.

Terkadang sakinah muncul dalam bentuk isyarat dan tanda-tanda tersembunyi yang samar-samar. Namun terkadang ia juga datang dalam bentuk tajali-tajali3 yang sedemikian jelas, sampai-sampai dapat dilihat oleh orang awam seperti kita sekali pun. Sakinah dan berbagai isyarat atau tanda-tanda yang mengiringinya bisa saja muncul, baik dalam bentuk tiupan rohani yang dibisikkan ke telinga sanubari, dalam bentuk embusan Ilahi yang hanya dapat dirasakan dengan sangat-sangat teliti, maupun dalam bentuk sebagaimana yang dianugerahkan kepada Bani Israil, yang dapat dilihat oleh semua orang dan dalam bentuk benda yang memunculkan hal-hal luar biasa (seperti yang terjadi pada Usaid bin Hudair ketika membaca Al-Qur’an dan masih banyak hal-hal lain yang terjadi pada para Sahabat dalam kondisi yang berbeda-beda). Semoga ia memberikan sayap pada kekuatan rohani kita, memberikan cahaya pada setiap iradah kita. Dialah pertolongan Ilahi yang dalam ayat: “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka”4 adalah sebuah penguatan Ilahi bagi orang-orang mukmin yang mengetahui ajz-faqr (kelemahan) dirinya dan menyadari kebutuhannya sehingga menjadi sebab bagi rasa syukur serta sebab kerinduannya. Seorang mukmin yang mendapat penguatan dukungan Ilahi seperti ini, sebagaimana ia takkan goyah dengan ketakutan, kekhawatiran, dan kegundangan duniawi, maka di saat yang sama, dia juga akan berubah menjadi manusia damai yang mampu mencapai keseimbangan luar dan dalam dirinya.

Manusia yang harmonis dan damai akan mendapatkan sakinah sehingga menjadikannya pribadi berwibawa dalam perilakunya, mengisyaratkan keamanan, dan mencerminkan kesungguhan. Dari segi spiritualitas dan hubungannya dengan Allah, ia selalu berhati-hati, mawas diri, cermat, jauh dari….

RelatedArticles

Qabdh dan Basth

Dahsyah dan Hayrah

Tags: baikimanIslamsakinahvolume 10 Nomor 39
Previous Post

Pengaruh Saadi Shirazi pada Ralph Waldo Emerson

Next Post

Tanya Jawab Edisi 39

M. Fethullah Gulen

M. Fethullah Gulen

Related Posts

Qabdh dan Basth
Bukit-Bukit Zamrud Kalbu

Qabdh dan Basth

3 months ago
Dahsyah dan Hayrah
Bukit-Bukit Zamrud Kalbu

Dahsyah dan Hayrah

9 months ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1356 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1055 shares
    Share 423 Tweet 264
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    982 shares
    Share 393 Tweet 245
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    878 shares
    Share 351 Tweet 220

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 47)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 47)

November 5, 2025
Tanya Jawab Edisi 47

Tanya Jawab Edisi 47

November 5, 2025
Gigi, Hikmah Bermahkota

Gigi, Hikmah Bermahkota

November 5, 2025
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin