• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Saturday, March 7, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains Kedokteran

Poros Jantung dan Otak

Prof. Dr. Mehmet Ramazanoğlu

by Mehmet Ramazanoglu
11 months ago
in Kedokteran
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Jika ada pertanyaan: “Organ manakah yang merupakan pusat kendali (perintah) bagi tubuh kita”, maka tanpa berpikir panjang kebanyakan orang akan menjawab: “otak”. Namun, penelitian sains terkini justru menunjukkan bahwa beberapa petunjuk pengaturan juga diproduksi di berbagai pusat di tubuh kita, dan bahwa sub-sub unit ini juga memiliki hubungan yang erat dengan otak. Misalnya, “mikrobiota” dengan berat sekitar 2 kg yang 95%-nya terdiri dari berbagai mikroba bermanfaat yang menetap di sekitar 20 wilayah di usus dan paru-paru kini telah dianggap sebagai sebuah organ tersendiri. Dikatakan bahwa kerusakan pada mikrobiota ini dapat menyebabkan timbulnya banyak penyakit, serta terdapat komunikasi timbal-balik antara usus dengan otak. Itulah alasan mengapa ada ilmuwan yang menyebut usus sebagai “otak kedua” kita. Ada pula ilmuwan yang mengatakan bahwa jantung kita bukan hanya sekadar organ pemompa darah sederhana, tetapi juga merupakan sebuah organ yang jauh lebih kompleks dengan kekhasannya yang bisa membuat manusia berdecak kagum, yang bahkan di dalamnya terdapat sebentuk otak mini.

Kita juga memiliki jiwa yang merupakan panglima bagi otak kita, serta hati nurani yang menjadi pusat komando. Jika kita ibaratkan jiwa sebagai pianis dan otak sebagai pianonya, maka kita juga dapat menyebut fungsi-fungsi yang timbul seperti aktivitas berjalan, tidur, makan-minum, berlari, kelelahan, merasakan, menyukai, mencintai, dan mencicipi adalah bagian dari karya musik sebagai fungsi otak dan jiwa. Elemen vital yang bermanifestasi sebagai pengaktifan energi yang dibutuhkan untuk pelaksanaan bagian-bagian ini disebut sebagai “jiwa”. Namun, di manakah jiwa itu berada? Apakah di dalam sel, di membran sel, di inti sel, di otak, di jantung, ataukah di hati? Hal ini belum diketahui secara pasti.

Sebagaimana tubuh yang memiliki jantung, setiap orang yang berpikir secara logis setuju bahwa jiwa kita juga memiliki hati yang terdiri dari dua bagian yang didefinisikan sebagai “akal dan hati nurani”. Tidak satu pun dari ‘orang-orang yang menolak keberadaan jiwa, karena tidak dapat melihatnya, yang menganggap manusia sebagai makhluk yang hanya terdiri dari daging dan tulang saja’ mengakui bahwa manusia itu tidak memiliki akal dan tidak memiliki nurani. Singkatnya, selain dengan otak, usus, jantung, lambung, dan pankreasnya, manusia, dengan jiwa, kalbu spiritualnya yang terdiri dari akal dan nurani, nafsu, iradah, dan perasaan-perasaannya dengan aspek-aspek material dan spiritualnya adalah makhluk yang….

RelatedArticles

Gigi, Hikmah Bermahkota

Zebrafish Pahlawan Baru Dunia Medis

Tags: jantungjantung dan otakKedokteranotakvolume 12 Nomor 46
Previous Post

Hai Budi, Ini Aku Katak, Si Amfibi yang Lincah

Next Post

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 46)

Mehmet Ramazanoglu

Mehmet Ramazanoglu

Related Posts

Gigi, Hikmah Bermahkota
Kedokteran

Gigi, Hikmah Bermahkota

5 months ago
Zebrafish Pahlawan Baru Dunia Medis
Kedokteran

Zebrafish Pahlawan Baru Dunia Medis

1 year ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1367 shares
    Share 547 Tweet 342
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1062 shares
    Share 425 Tweet 265
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    892 shares
    Share 357 Tweet 223

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

March 3, 2026
Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

March 3, 2026
Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

March 3, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin