• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Monday, June 22, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Budaya Kisah

Huruf-Huruf yang Bercerita

Alifah Yasmin

by Alifah Yasmin
1 year ago
in Kisah
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Wangi sabun mandi dan parfumku cukup semerbak sore ini. Peci kebesaran warisan Bapak memakan sebagian kepalaku yang baru saja disisir klimis oleh Ibu. Tampak jernih hitam-legam rambut tebalku, padahal cepak rambut Bapakku. Konon katanya, aku mewarisi tebalnya rambut kakek, kakekku yang sudah tak lagi kutahu. Ketika Bapak lahir, kakek sudah berpulang. Wajar jika aku hanya tahu siapa itu kakek dari dongeng Bapak sebelum tidur malam. Kuraih sepeda onthel­­-ku berbarengan dengan panggilan riuh kawan-kawan yang kudengar di luar pintu. Sarung pertama milikku tergulung melingkari leherku. Berkali-kali Ibu berpesan agar dilipat yang rapi. Namun aku lebih suka seperti ini, meniru abang-abang yang suka meronda, membangunkan sahur tiap pagi dan mengajar ngaji tiap senja. Kukayuhi pedal sepeda, dengan kedua tanganku yang sibuk berjuntai ke bawah. Di depanku duduk kawanku memegang penuh kendali sepeda. Aku hanya bertugas mengayuh. Aku percaya sepenuhnya padanya, dan dia juga percaya kepadaku.

Surau kampung tidak jauh dari rumah sebenarnya. Namun, kami suka berputar-putar terlebih dahulu. Ada tujuh anak yang bersepeda bareng denganku. Jarak rumah kami berjauhan satu sama lain. Bahkan ada yang jauh sekali, dekat dengan kaki gunung. Meski begitu, desa ini tak lagi luas bagi kami. Berhektar-hektar sawah milik Pak Joko kami arungi, begitu pula sungai-sungai mengalir bersih, jalan-jalan setapak desa yang ada saja sayuran liar tumbuh di sisi-sisinya, tanah kosong lapang tak bertuan, gudang Bulog di pinggiran kota, pasar-pasar kecil kampung tempat pasar malam yang suka ramai dibuka, serta pekuburan tua, yang konon kata bapak adalah milik orang-orang China.

Itu dia surau kami. Terlihat kilau gentengnya sudah jernih warnanya. Baru beberapa hari lalu direnovasi pemerintah setempat. Alhamdulillah. Terdengar Pak Komar bersuara di speaker yang sudah jelas sekali perlu diganti. Sepertinya alat itu tidak termasuk dalam rincian perbaikan beberapa hari lalu. Atau mungkin, memang bibir Pak Komar yang sudah tidak kuat lagi mengalunkan suara?

Surau kecil ini sudah puluhan tahun berdiri. Kata Bapak, dulu kakekku imam surau ini. Bapak tak melanjutkan jejak kakek, karena lebih senang keluar berpetualang. Masa muda Bapak dihabiskan di kota. Namun, nyatanya kehidupan desa selalu memanggil bapak untuk

RelatedArticles

Narsis dan Kolamnya

Tags: CeritakenanganMasa KecilMengajivolume 12 Nomor 46
Previous Post

Ibadah Kurban Sebagai Paratonnere

Next Post

Merawat Generasi Muda Kita

Alifah Yasmin

Alifah Yasmin

Related Posts

narsis yang tenggelam
Kisah

Narsis dan Kolamnya

9 years ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1071 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1021 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    909 shares
    Share 364 Tweet 227

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Tanya Jawab Edisi 49

Tanya Jawab Edisi 49

May 11, 2026
Pusat Energi Tubuh

Pusat Energi Tubuh

May 12, 2026
Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

May 11, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin