• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Saturday, April 25, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains Anatomi

Hai Budi, Ini Aku, Pankreasmu!

Prof. Dr. lrfan Yllmaz

by Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
11 years ago
in Anatomi
Reading Time: 4 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Budi, aku tidak sebesar organ lain seperti  hati, jantung, dan paru-paru; seringkali su­lit untuk mengamati diriku. Namun, baik apakah kita besar ataupun kecil, tidak ada satu or­gan pun yang lebih superior dari organ yang lain; kami semua hanyalah unit bagian dari suatu kesempurnaan segenap penciptaan-Nya. Tak satupun dari kami dapat berfungsi tanpa berkaitan dengan organ-organ lain.

Posisiku bergantung di antara perut dan usus dua belas jari milikmu, tepat di bawahnya, melekat pada bagian pendek dan usus halus (duodenum). Aku memiliki dua identitas yang berbeda sehubungan dengan struktur dan fungsiku. Aku juga menjalankan dua tugas yang sangat berbeda sebagai kelenjar senyawa yang terdiri dari jaringan eksokrin dan endokrin. Dengan demikian aku diberikan struktur yang sangat khusus dan kemampuan kimia yang sangat khusus pula agar dapat berfungsi dengan baik. Salah satu tugasku adalah berhubungan dengan fisiologi pencernaan: Aku memecah makanan yang melewati perut menuju ke usus duabelas jari dengan menuangkan ke atas makanan tersebut empat jenis enzim pencernaan yang telah kuhasilkan. Sari makanan tersebut dibawa melalui sebuah pipa kecil menuju usus duabelas jarimu. Dua dari enzim-enzim itu digunakan untuk memecah protein, satu untuk karbohidrat, dan satu lagi untuk lemak. Kau mungkin tak pernah menyadari adanya proses ini! Ketika makanan yang kau makan melewati perut menuju ke usus duabelas jari, seketika itu juga enzim-enzimku mengalir lebih cepat. Dengan keseimbangan yang sangat baik, ketika makanan sedang dicerna, tidak ada enzim yang terbuang dan tidak akan merusak dinding ususmu. Sebenarnya aku tidak mengontrol pelepasan enzim karena tugas tersebut diberikan kepada dua hormon yang diproduksi di dalam mukosa ususmu dengan stimulus oleh saraf vagus. Ketika hormon-hormon itu mencapaiku melalui aliran darah, sel-selku terangsang dan mereka mengeluarkan air, bikarbonat, bersama enzim pencernaan yang kusebutkan tadi, mereka lalu mengalir masuk ke usus duabelas jarimu melalui saluranku.

Pekerjaan keduaku sebagai pankreas endrokinal adalah memproduksi hormon insulin dan glukagon. Rangkaianku yang juga dikenal sebagai pulau-pulau Langerhans, memiliki berbagai jenis sel-sel yang ber­beda dengan kelompok yang terpisah, yang biasa kau sebut sel alfa dan beta. Insulin, yang diproduksi oleh sel betaku, digunakan untuk mengatur kadar glukosa di dalam darahmu. Tugas insulin adalah merangsang sel-sel tubuhmu untuk mengambil glukosa di dalam darah dan menggunakannya.

Sehabis kita makan, karbohidrat di dalam makanan dipecah menjadi molekul glukosa, masuk ke dalam darah dan meningkatkan kadar gula darahmu. Agar tubuh berfungsi dengan cara yang sehat, jumlah glukosa harus sekitar 100mg/ml (bervariasi di antara 80-120). Ketika tingkat glukosa berada di atas nilai normal maka aku akan mensekresi insulin. Dengan cara ini gula dibawa ke sel-selmu dan dibakar untuk menghasilkan energi, dan peningkatan yang terjadi di dalam darahmu kembali terkontrol. Insulin juga membantumu untuk menyimpan gula di dalam jaringan lemak dan mengubahnya menjadi asam lemak, dan memperlambat penguraian asam lemak. Selain itu, insulin membantumu membuat protein di dalam tubuh dengan menahan asam amino di dalam jaringan otot dan menyimpan glukosa di dalam hatimu dan mengubahnya menjadi glikogen.,

RelatedArticles

Jantung yang Tak Pernah Istirahat

Organ Tubuh Tak Berguna(?)

Kegagalan sel betaku untuk mensekresi insulin adalah sebuah masalah serius; konsekuensinya adalah penyakit ‘diabetus mellitus’, atau yang biasa kita kenal secara umum sebagai diabetes. Seseorang dengan gangguan ini harus menjauhkan diri dari ber­bagai makanan dan minuman lezat. Ketika diet ketat tidak dapat menyelesaikan masalah, maka pasien harus mendapatkan suntikan insulin setiap hari. Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi dengan merusak saraf dan pembuluh darahmu. Aku tidak akan membahas jenis-jenis diabetes agar obrolan kita lebih fokus. Namun aku hanya coba ingin menunjuk­kan bahwa bahkan suatu zat yang diproduksi oleh sekelompok kecil sel pun dapat mengganggu fungsi dari banyak mekanisme besar yang ada pada dirimu. Ketika selesai makan, cobalah letakkan tanganmu di atas perut, di bagian sebelah kiri bawah dan bayang­kanlah betapa besarnya berkah yang diberikan-Nya bagimu melalui diriku!

Adapun hormon glukagon yang aku sekresikan dari sel alfaku, hanya melakukan kebalikan dari insu­lin dan mengakibatkan gula yang tersimpan di dalam sel-sel akan dilepaskan ke dalam aliran darahmu. Ke­tika gula darahmu menurun karena lapar, kerja sangat berat, olah raga, dan lain-lainnya maka hal itu akan menyebabkan glikogen di dalam hati digunakan untuk meningkatkan tingkat gula darahmu. Adrenalin yang disekresikan oleh kelenjar adrenal membantu glikogen terurai dan dilepaskan ke dalam darah sebagai glukosa, mereka melaksanakan fungsi sebagai suatu sistem yang terintegrasi. Glukagon juga memperlam­bat sintesis glikogen, dan mempercepat pemecahan protein dan metabolisme lemak. Semoga kau paham sekarang, Budi. Insulin dan glukagon adalah bagian mekanisme umpan balik biologis yang saling mengon­trol satu sama lain. Manusia menemukan semua fakta ini setelah bertahun-tahun lamanya meneliti di labora­torium. Sekarang apakah kau melihat betapa konyol­nya jika ada yang mengatakan bahwa keberadaanku adalah hanya sebagai suatu kebetulan belaka?

Sebagaimana organ tubuh lainnya, Aku juga dapat terkena berbagai penyakit. Yang paling umum adalah peradangan akut atau kronis, tumor, dan kista. Aku mudah terganggu dengan peradangan terutama pada mereka yang punya kebiasaan minum alkohol. Akibatnya akan terjadi sekresi enzim dan karenanya proses pencernaan tidak akan berlangsung dengan benar, lemak dan serat yang tidak tercemar bersama protein akan dikeluarkan melalui feses. Problem akan muncul pada usus dikarenakan kekurangan proses cerna. Dan jika aku telah sepenuhnya gagal untuk melakukan tugasku akibat peradangan kronis atau adanya tumor, maka dokter akan mengambilku keluar tubuhmu dan setelah itu kau akan bergantung pada insulin dan suatu cairan khusus yang diperoleh dari pankreas.

Sangat menyedihkan jika kanker padaku tidak diketahui dengan cepat. Dia akan berkembang dengan cepat sementara aku menjalankan tugasku seperti biasa sehingga tidak ketahuan seolah tidak terjadi apa-apa. Itulah mengapa biasanya hal ini menjadi terlambat didiagnosa. Belum ada obat modem yang dapat menyembuhkan jika kanker itu telah menyebar. Walaupun belum bisa dipastikan, aku curiga bahwa salah satu penyebab yang berperan atas timbulnya kanker pada diriku adalah rokok.

Adapun diabetes, walaupun sebuah metode pengobatan yang menjanjikan telah ditemukan, masalah-­masalah tertentu masih belum dapat diatasi hingga saat ini. Transplantasi sel beta dari pankreas seseorang yang baru meninggal – dengan secocok mungkin jaringan – telah berhasil secara parsial. Karena pada setiap transplantasi organ lain pun, penolakan jaringan masih menjadi sebuah tantangan. Jika proyek genom manusia sukses dan kode genetik tubuh manusia secara menyeluruh telah dipecahkan, akan sangat mungkin menyembuhkan diabetes dengan teknik rekayasa genetik. Hal ini masih berada dalam tahap penelitian, namun jika para ilmuwan berhasil memecahkannya, sangat memungkinkan untuk menemukan jalan bagi semua pengobatan seluruh penyakit kecuali faktor usia tua dan kematian itu sendiri. Nah, Budi Sekarang sebagai khalifah di muka bumi, manu­sia seharusnya mengeksplorasi rahasia-rahasia alam semesta dan menghargai keindahan-keindahan yang ditemuinya di muka bumi ini. Aku rasa telah cukup aku berbicara sekarang. Terima kasih telah menden­garkanku, Budi.

lrfan Yilmaz adalah seorang profesor biologi di sity, Izmir, Turki.

Tags: anatomiginjalLambungsaluran cernaususvolume 2 nomor 7
Previous Post

Fenomena Ayat Ayat Kelautan

Next Post

DNA Membantah Adanya Kebetulan

Irfan Yilmaz. Prof. Dr.

Irfan Yilmaz. Prof. Dr.

Related Posts

Anatomi

Jantung yang Tak Pernah Istirahat

3 years ago
Organ Tubuh Tak Berguna(?)
Anatomi

Organ Tubuh Tak Berguna(?)

5 years ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1387 shares
    Share 555 Tweet 347
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    993 shares
    Share 398 Tweet 248
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    902 shares
    Share 361 Tweet 226

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

March 3, 2026
Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

March 3, 2026
Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

March 3, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin