Budi, aku tidak sebesar organ lain seperti hati, jantung, dan paru-paru; seringkali sulit untuk mengamati diriku. Namun, baik apakah kita besar ataupun kecil, tidak ada satu organ pun yang lebih superior dari organ yang lain; kami semua hanyalah unit bagian dari suatu kesempurnaan segenap penciptaan-Nya. Tak satupun dari kami dapat berfungsi tanpa berkaitan dengan organ-organ lain.
Posisiku bergantung di antara perut dan usus dua belas jari milikmu, tepat di bawahnya, melekat pada bagian pendek dan usus halus (duodenum). Aku memiliki dua identitas yang berbeda sehubungan dengan struktur dan fungsiku. Aku juga menjalankan dua tugas yang sangat berbeda sebagai kelenjar senyawa yang terdiri dari jaringan eksokrin dan endokrin. Dengan demikian aku diberikan struktur yang sangat khusus dan kemampuan kimia yang sangat khusus pula agar dapat berfungsi dengan baik. Salah satu tugasku adalah berhubungan dengan fisiologi pencernaan: Aku memecah makanan yang melewati perut menuju ke usus duabelas jari dengan menuangkan ke atas makanan tersebut empat jenis enzim pencernaan yang telah kuhasilkan. Sari makanan tersebut dibawa melalui sebuah pipa kecil menuju usus duabelas jarimu. Dua dari enzim-enzim itu digunakan untuk memecah protein, satu untuk karbohidrat, dan satu lagi untuk lemak. Kau mungkin tak pernah menyadari adanya proses ini! Ketika makanan yang kau makan melewati perut menuju ke usus duabelas jari, seketika itu juga enzim-enzimku mengalir lebih cepat. Dengan keseimbangan yang sangat baik, ketika makanan sedang dicerna, tidak ada enzim yang terbuang dan tidak akan merusak dinding ususmu. Sebenarnya aku tidak mengontrol pelepasan enzim karena tugas tersebut diberikan kepada dua hormon yang diproduksi di dalam mukosa ususmu dengan stimulus oleh saraf vagus. Ketika hormon-hormon itu mencapaiku melalui aliran darah, sel-selku terangsang dan mereka mengeluarkan air, bikarbonat, bersama enzim pencernaan yang kusebutkan tadi, mereka lalu mengalir masuk ke usus duabelas jarimu melalui saluranku.
Pekerjaan keduaku sebagai pankreas endrokinal adalah memproduksi hormon insulin dan glukagon. Rangkaianku yang juga dikenal sebagai pulau-pulau Langerhans, memiliki berbagai jenis sel-sel yang berbeda dengan kelompok yang terpisah, yang biasa kau sebut sel alfa dan beta. Insulin, yang diproduksi oleh sel betaku, digunakan untuk mengatur kadar glukosa di dalam darahmu. Tugas insulin adalah merangsang sel-sel tubuhmu untuk mengambil glukosa di dalam darah dan menggunakannya.
Sehabis kita makan, karbohidrat di dalam makanan dipecah menjadi molekul glukosa, masuk ke dalam darah dan meningkatkan kadar gula darahmu. Agar tubuh berfungsi dengan cara yang sehat, jumlah glukosa harus sekitar 100mg/ml (bervariasi di antara 80-120). Ketika tingkat glukosa berada di atas nilai normal maka aku akan mensekresi insulin. Dengan cara ini gula dibawa ke sel-selmu dan dibakar untuk menghasilkan energi, dan peningkatan yang terjadi di dalam darahmu kembali terkontrol. Insulin juga membantumu untuk menyimpan gula di dalam jaringan lemak dan mengubahnya menjadi asam lemak, dan memperlambat penguraian asam lemak. Selain itu, insulin membantumu membuat protein di dalam tubuh dengan menahan asam amino di dalam jaringan otot dan menyimpan glukosa di dalam hatimu dan mengubahnya menjadi glikogen.,
Kegagalan sel betaku untuk mensekresi insulin adalah sebuah masalah serius; konsekuensinya adalah penyakit ‘diabetus mellitus’, atau yang biasa kita kenal secara umum sebagai diabetes. Seseorang dengan gangguan ini harus menjauhkan diri dari berbagai makanan dan minuman lezat. Ketika diet ketat tidak dapat menyelesaikan masalah, maka pasien harus mendapatkan suntikan insulin setiap hari. Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi dengan merusak saraf dan pembuluh darahmu. Aku tidak akan membahas jenis-jenis diabetes agar obrolan kita lebih fokus. Namun aku hanya coba ingin menunjukkan bahwa bahkan suatu zat yang diproduksi oleh sekelompok kecil sel pun dapat mengganggu fungsi dari banyak mekanisme besar yang ada pada dirimu. Ketika selesai makan, cobalah letakkan tanganmu di atas perut, di bagian sebelah kiri bawah dan bayangkanlah betapa besarnya berkah yang diberikan-Nya bagimu melalui diriku!
Adapun hormon glukagon yang aku sekresikan dari sel alfaku, hanya melakukan kebalikan dari insulin dan mengakibatkan gula yang tersimpan di dalam sel-sel akan dilepaskan ke dalam aliran darahmu. Ketika gula darahmu menurun karena lapar, kerja sangat berat, olah raga, dan lain-lainnya maka hal itu akan menyebabkan glikogen di dalam hati digunakan untuk meningkatkan tingkat gula darahmu. Adrenalin yang disekresikan oleh kelenjar adrenal membantu glikogen terurai dan dilepaskan ke dalam darah sebagai glukosa, mereka melaksanakan fungsi sebagai suatu sistem yang terintegrasi. Glukagon juga memperlambat sintesis glikogen, dan mempercepat pemecahan protein dan metabolisme lemak. Semoga kau paham sekarang, Budi. Insulin dan glukagon adalah bagian mekanisme umpan balik biologis yang saling mengontrol satu sama lain. Manusia menemukan semua fakta ini setelah bertahun-tahun lamanya meneliti di laboratorium. Sekarang apakah kau melihat betapa konyolnya jika ada yang mengatakan bahwa keberadaanku adalah hanya sebagai suatu kebetulan belaka?
Sebagaimana organ tubuh lainnya, Aku juga dapat terkena berbagai penyakit. Yang paling umum adalah peradangan akut atau kronis, tumor, dan kista. Aku mudah terganggu dengan peradangan terutama pada mereka yang punya kebiasaan minum alkohol. Akibatnya akan terjadi sekresi enzim dan karenanya proses pencernaan tidak akan berlangsung dengan benar, lemak dan serat yang tidak tercemar bersama protein akan dikeluarkan melalui feses. Problem akan muncul pada usus dikarenakan kekurangan proses cerna. Dan jika aku telah sepenuhnya gagal untuk melakukan tugasku akibat peradangan kronis atau adanya tumor, maka dokter akan mengambilku keluar tubuhmu dan setelah itu kau akan bergantung pada insulin dan suatu cairan khusus yang diperoleh dari pankreas.
Sangat menyedihkan jika kanker padaku tidak diketahui dengan cepat. Dia akan berkembang dengan cepat sementara aku menjalankan tugasku seperti biasa sehingga tidak ketahuan seolah tidak terjadi apa-apa. Itulah mengapa biasanya hal ini menjadi terlambat didiagnosa. Belum ada obat modem yang dapat menyembuhkan jika kanker itu telah menyebar. Walaupun belum bisa dipastikan, aku curiga bahwa salah satu penyebab yang berperan atas timbulnya kanker pada diriku adalah rokok.
Adapun diabetes, walaupun sebuah metode pengobatan yang menjanjikan telah ditemukan, masalah-masalah tertentu masih belum dapat diatasi hingga saat ini. Transplantasi sel beta dari pankreas seseorang yang baru meninggal – dengan secocok mungkin jaringan – telah berhasil secara parsial. Karena pada setiap transplantasi organ lain pun, penolakan jaringan masih menjadi sebuah tantangan. Jika proyek genom manusia sukses dan kode genetik tubuh manusia secara menyeluruh telah dipecahkan, akan sangat mungkin menyembuhkan diabetes dengan teknik rekayasa genetik. Hal ini masih berada dalam tahap penelitian, namun jika para ilmuwan berhasil memecahkannya, sangat memungkinkan untuk menemukan jalan bagi semua pengobatan seluruh penyakit kecuali faktor usia tua dan kematian itu sendiri. Nah, Budi Sekarang sebagai khalifah di muka bumi, manusia seharusnya mengeksplorasi rahasia-rahasia alam semesta dan menghargai keindahan-keindahan yang ditemuinya di muka bumi ini. Aku rasa telah cukup aku berbicara sekarang. Terima kasih telah mendengarkanku, Budi.
lrfan Yilmaz adalah seorang profesor biologi di sity, Izmir, Turki.






Discussion about this post