• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Friday, May 8, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Spiritualitas Artikel Utama

Cinta Hakikat

M. Fethullah Gulen

by M. Fethullah Gulen
9 hours ago
in Artikel Utama
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Hakikat, yang memiliki makna esensi atau inti sesuatu, dapat dipahami sebagai diketahuinya secara jelas arti sebenarnya di balik apa yang dilihat, didengar, dan dipahami oleh akal, serta apa yang dimaksud dan ingin ditunjukkan olehnya. Kiranya, apa hakikat atau esensi dari manusia, semesta, dan segala benda? Apa yang mereka ungkapkan, baik secara individual maupun komunal, mulai dari atom hingga nebula, dari partikel terkecil manusia hingga kedalaman material dan spiritualnya; kira-kira ada apa di balik seluruh kehidupan beserta keteraturan, keselarasan, keindahan, dan kebijaksanaan yang ada di baliknya ini? Oleh karena semua kenyataan ini tidak dapat dianggap sebagai sebuah kebetulan, maka pastinya ada suatu hakikat yang menjadi dasar atau penopang segala sesuatu, mulai dari partikel terkecil hingga benda-benda langit. Tentu ada hakikat semacam ini yang menjadi sandaran bagi segala sesuatu. Adapun mengenali hakikat tersebut dengan sifat-sifat khasnya adalah kewajiban bagi setiap insan; menelusuri kewajiban semacam itu dengan kerinduan dan kecenderungan yang mendalam disebut sebagai “cinta hakikat”.

Sebuah cinta seperti ini, yang bisa kita sebut sebagai perasaan, semangat, usaha, tekad, dan hasrat untuk bisa memahami esensi, inti, dan prinsip setiap benda dengan mengurai keseluruhan keberadaan, benda-benda, dan peristiwa-peristiwa adalah jalan paling aman untuk mencapai berbagai Hakikat dari Hakikat. Tergugahnya semangat dan keinginan semacam ini pada dunia jiwa manusia, digerakkannya pemahaman, rasa ingin tahu, dan pemikiran untuk memahami makna di balik setiap keberadaan, serta dikuatkannya tekad dan kemauan, adalah gumaman pertama dan gerakan pertama atas nama cinta pada hakikat.

Pembacaan dan penalarannya pada semesta (afaqi) dan dirinya (anfusi) dengan keceriaan ibadah sepenuhnya dan kesungguhannya, peninjauannya kembali atas kehidupan dan peristiwa-peristiwa dari sudut pandang perkembangan ilmiah terbaru dan perspektif yang berbeda, ketabahannya menghadapi semua kesulitan yang ditemui saat melakukan hal-hal itu, ketegasan sikapnya, usaha keras pikirannya, kegigihannya untuk tidak patah semangat saat dihadapkan pada berbagai masalah yang buntu dan ambigu, ketenangan sikapnya, dan kesadarannya bahwa mencapai kebenaran—apapun yang terjadi—adalah tujuan hidupnya, prinsip-prinsip mutlak yang tidak bisa tidak harus ada dalam gagasan ini. Berikut beberapa bentuk upaya berjalan di jalan ini:

  1. Tadabur yang bermakna merenungkan keberadaan entitas dan peristiwa, serta mengevaluasi segala sesuatunya dari segala sudut pandang atau sisi,
  2. Tafakur yang bermakna berpikir secara mendalam di tingkat senantiasa berada dalam kondisi penggalian gagasan,
  3. Tabashur yang bermakna menguji setiap benda dan peristiwa dalam ketinggian cakrawala basirah yang luas,
  4. Tashabur yang bermakna bertahan penuh kegigihan melawan kegilaan zaman.

 

RelatedArticles

Manusia dengan Kedalaman Batinnya

Napas-Napas Kalbu

Apabila manusia mampu membaca semesta, benda-benda, dan peristiwa dengan pemahaman seperti ini, maka seiring berjalannya waktu…

Tags: CintaHakikatHikmahmajalah mata airmata air magazinevolume 13 Nomor 49
Previous Post

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 49)

Next Post

Kamu adalah Plasebo

M. Fethullah Gulen

M. Fethullah Gulen

Related Posts

Manusia dengan Kedalaman Batinnya
Artikel Utama

Manusia dengan Kedalaman Batinnya

7 months ago
Napas-Napas Kalbu
Artikel Utama

Napas-Napas Kalbu

7 months ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1389 shares
    Share 556 Tweet 347
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1068 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    993 shares
    Share 398 Tweet 248
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    903 shares
    Share 361 Tweet 226

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Tragedi di Balik Layar yang Berpijar

Tragedi di Balik Layar yang Berpijar

May 8, 2026
Etika Medis dan Kemanusiaan

Etika Medis dan Kemanusiaan

May 8, 2026
Nanopartikel dan Kekuatan Manusia

Nanopartikel dan Kekuatan Manusia

May 8, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin