• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Friday, April 24, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains Biologi

Dari Sayap Seekor Lalat

Harun Emre Berk

by Harun Emre Berk
6 months ago
in Biologi
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Jika kita memperhatikan dunia makhluk hidup dengan kacamata tafakur dan kecintaan pada ilmu pengetahuan, maka akan dapat kita temukan adanya bakat-bakat menakjubkan pada berbagai jenis makhluk hidup yang berbeda-beda. Sedari awal sejarah manusia hingga sekarang, bersamaan dengan akumulasi pengetahuan selama ribuan tahun dari akal pikiran manusia, serta upaya penelitian dan pengembangan yang menghasilkan berbagai penemuan teknologi, dapat kita lihat bahwa sebenarnya hal-hal yang jauh lebih sempurna, lebih estetis, lebih ergonomis, lebih berguna, lebih melimpah, dan jauh lebih murah telah ada diciptakan sejak jutaan tahun sebelumnya.

Mari kita bahas beberapa contoh dari hal ini. Desain hidung lumba-lumba yang memudahkan pergerakannya di dalam air sebenarnya jauh lebih baik daripada desain ujung kapal buatan manusia yang dibuat untuk memudahkan pergerakan benda itu di dalam air. Desain sayap burung camar yang memungkinkannya melakukan manuver di udara jauh lebih baik daripada desain sayap pesawat tempur yang dibuat oleh manusia. Berkenaan dengan ini, tidak ada seorang pun yang berpikir bahwa sayap pesawat terbang terbentuk secara kebetulan atau dengan sendirinya, tanpa ada yang merancang dan membuatnya. Lantas bagaimana mungkin ada orang yang berpikir jika sayap burung camar yang sedemikian hebat itu terbentuk secara kebetulan?

Sekarang mari kita lihat satu contoh hewan dari sekian juta spesies makhluk hidup yang ada di dunia ini, yang sering kita anggap remeh dan mata kita enggan memandangnya: lalat. Mari mengamati apakah jika jutaan manusia yang berkesadaran di dunia ini berkumpul dan bersatu-padu mampu menciptakan seekor lalat atau tidak.

Untuk dapat bertahan hidup, mempertahankan keturunannya, melindungi dirinya, dan memenuhi fungsi-fungsi lain dalam kehidupannya seperti makan, seekor lalat harus memiliki banyak karakteristik. Dan agar karakteristik-karakteristik tersebut bisa ada, maka diperlukan pilihan-pilihan yang sangat teliti dari banyaknya kemungkinan-kemungkinan dengan perhitungan yang sangat presisi.

RelatedArticles

Ciplukan Buah dalam Lentera Terbalik

Pelajaran Kebersihan dari Larva Tawon Permata

Seekor lalat mengayunkan sayapnya rata-rata 250 kali per detik. Gerakan ini bukan gerakan melingkar, melainkan gerakan maju-mundur seperti halnya gerakan pada mesin piston1. Bahan kitin yang digunakan dalam struktur sayapnya adalah bahan yang dipilih secara khusus, sangat ringan, fleksibel, dan tahan lama. Sendi yang menghubungkan sayap dengan tubuh juga harus dirancang secara khusus. Kemampuan lalat yang awalnya diam lalu tiba-tiba melompat dari tempatnya dan melakukan manuver yang sangat tajam membutuhkan anatomi tubuh yang sesuai untuk gerakan semacam itu. Sebenarnya piston yang digunakan pada mesin berbahan bakar bensin juga bergerak maju-mundur. Namun piston pada mesin yang dibuat oleh ribuan insinyur selama lebih dari 100 tahun dengan kerja keras tiada henti itu hanya dapat bergerak maju-mundur sebanyak 100 kali per detik. Lalu, siapa gerangan yang memikirkan, mengukur, dan membuat sayap lalat yang bergerak maju-mundur itu menjadi sesuai dengan tegangan? Apakah lalat itu sendiri?

 

Tags: BiologiLalatmajalah mata airmata air magazinesayap lalatvolume 12 Nomor 48
Previous Post

Laboratorium Pertama Para Ilmuwan

Next Post

Perempuan dalam Lintasan Sejarah Tasawuf

Harun Emre Berk

Harun Emre Berk

Related Posts

buah ciplukan
Biologi

Ciplukan Buah dalam Lentera Terbalik

2 years ago
Tawon Permata
Biologi

Pelajaran Kebersihan dari Larva Tawon Permata

3 years ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1387 shares
    Share 555 Tweet 347
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    993 shares
    Share 398 Tweet 248
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    902 shares
    Share 361 Tweet 226

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 48)

March 3, 2026
Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

Diskusi Hangat antara Kebenaran yang Diturunkan dan Pengetahuan yang Ditemukan

March 3, 2026
Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

March 3, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin