
Setiap makhluk hidup dilengkapi dengan bentuk dan kekhususan masing-masing yang berbeda. Kelengkapan ini disuguhkan kepada kita sebagai unsur-unsur dasar yang membedakan setiap entitas. Misalnya, manusia diciptakan dari sel, jaringan dan organ tubuh yang satu sama lain memiliki fungsi dan kewajiban berbeda yang kemudian berkumpul dan disatukan. Sesuatu yang kita sebut tubuh, sesungguhnya merupakan setiap unit yang membentuk struktur pada sistem luar biasa, yang setiap satuannya memiliki kewajiban tersendiri yang membedakan antara yang satu dengan yang lainnya. Rambut adalah salah satu bagian dari sistem ini.
Sepanjang masa, rambut yang berkilau, terawat dan kuat adalah salah satu unsur yang melengkapi keindahan manusia, sebuah aksesoris penting yang begitu pas dan sebagaimana ia merupakan salah satu tanda dari kesehatan tubuh kita, keberadaan rambut juga membuat seseorang lebih percaya diri. Di luar kerontokkan rambut yang memang alami terjadi, kebotakan atau kerusakan rambut yang berkaitan dengan sifat-sifat genetis seseorang, akan mempengaruhi kondisi psikologisnya, selain itu keadaan ini menunjukkan pula adanya gangguan kesehatan tubuhnya. Walaupun tidak banyak, namun pada sebagian orang model rambut menunjukkan pula identitas kelompok yang diikutinya, keyakinan yang dianut atau cara berpikirnya.
Pada penampilan fisik, salah satu tugas penting yang diemban rambut adalah sebagai pelindung. Rambut dan bulu yang ada di tubuh menjaga kita seperti sebuah baju perisai yang berhadapan langsung dengan debu, angin, suhu dan hal-hal yang mengganggu dari luar. Dengan mengikat udara yang ada di atas kulit, rambut atau bulu menjadi semacam lapisan isolasi di daerah tersebut sehingga dengan cara inilah ia menjalankan tugas untuk mempertahankan suhu tubuh kita.
Struktur Rambut
Bentuk dan ketebalan rambut setiap orang berbeda-beda sesuai dengan jenis kelamin, suku dan usianya. Tipe rambut lurus, ikal maupun keriting berkaitan dengan gen seseorang. Penampang potongan rambut keriting mirip bentuk bangun persegi panjang, penampang rambut ikal berbentuk elips sementara penampang rambut lurus berbentuk lingkaran. 95% Rambut manusia terdiri dari sejenis protein yang disebut kreatin. Sebagaimana protein lain yang ada di tubuh manusia, kreatin juga terbentuk dari molekul-molekul asam amino. Asam-asam amino ini terhubung satu sama lain dengan ikatan peptit dan berbentuk spiral, tersusun dengan begitu luar biasanya di sepanjang rambut kita. Keelastisan rambut didapatkan dari bentuk spiral molekul-molekul kreatin ini. Pada struktur rambut terdapat 45% karbon, 28% oksigen, 15% nitrogen, 7% hidrogen, dan 5% belerang. Helai rambut yang berada di lapisan lemak kulit kepala berbentuk gumpalan, sementara bagian atas yang keluar dari lapisan kulit kepala terdiri dari dua bagian yaitu akar dan batang rambut.

Bagian batang rambut tersusun atas tiga lapisan. Lapisan yang paling dalam diberi nama lapisan inti (medulla). Lapisan tengahnya adalah lapisan yang terbentuk dari kreatin yang disebut korteks, merupakan lapisan yang menjadikan rambut kita menjadi fleksibel, kuat dan memiliki warna tertentu. Sementara bagian paling luar dari batang rambut disebut kutikula yang merupakan sebuah lapisan tipis yang tidak berwarna. Kutikula yang terdiri dari 5-10 lapis dan terbentuk dari lapisan sel mati ini memiliki tugas menjaga bagian dalam rambut.
Akar rambut berada di dalam kantung yang disebut folikel rambut, pembuluh darah dan syaraf-syaraf yang ada di dalam kantung ini dinutrisi oleh papilla. Saat helai rambut patah, gumpalan papilla akan tetap berada di dalam kantung rambut dan akan terus menumbuhkan rambut yang baru. Kantung-kantung kecil yang terdapat di dalam akar rambut ini berjumlah 140 ribu pada mereka yang berambut pirang, 110 ribu pada rambut hitam dan 90 ribu pada yang berambut merah.
90% Rambut akan terus menerus berada pada masa pertumbuhannya selama 2-8 tahun. Sementara 10% sisanya berada pada masa istirahat yang lamanya juga sekitar 2 tahun. Kemudian ketika akarnya melemah, maka rambut yang telah menipis tersebut akan rontok. Dalam 6-10 minggu helai rambut yang rontok tersebut akan ditumbuhkan kembali dengan rambut baru. Pada setiap akar rambut, sepanjang usia pemiliknya rambut baru dapat ditumbuhkan hingga 20-25 kali.
Ada 2 zat warna dasar (pigmen) pada sel-sel khusus yang ditugasi untuk memberi warna pada rambut. Zat Melanin memberikan warna untuk rambut hitam hingga coklat, sementara Feomelanin memberikan warna pada rambut dengan warna-warna cerah seperti pirang hingga merah. Faktor-faktor seperti kepadatan pigmen dan variasi posisi arah susunan molekul yang mempengaruhi efek cahaya yang jatuh padanya menyebabkan adanya berbagai jenis warna rambut manusia.
Bagaimana Rambut Memutih?
Beberapa orang terlahir dengan warna rambut yang cerah, tetapi warna tersebut akan berubah menjadi semakin pekat seiring dengan pergerakan melanosit-melanositnya (Hal ini terjadi pada ras tertentu-Red). Perubahan ini akan terjadi hingga ia tumbuh remaja, setelah usia 20-an produksi melanosit akan berkurang. Setelah itu rambut yang keluar tidak akan lagi mendapatkan warnanya dari pigmen dan perlahan-lahan warnanya akan memudar. Jika keberadaan melanosit sudah benar-benar tidak ada, rambut akan tumbuh tanpa pigmen, adanya kekosongan inilah yang menyebabkan rambut terlihat berwarna putih.
Dikarenakan beberapa faktor tertentu seperti faktor genetis, metabolis, psikologis atau lingkungan dapat menyebabkan rambut lama-kelamaan memutih. Waktunya sekitar 10-20 tahun lamanya hingga warnanya benar-benar putih. Keadaan-keadaan seperti kelenjar tiroid yang bekerja tak beraturan, adanya penyakit diabetes, stress yang berlebihan atau peristiwa yang menyebabkan shock pada seseorang, dapat pula menyebabkan rambut yang seharusnya belum memutih rontok, dan digantikan dengan uban yang memang juga ada sebelumnya. Orang-orang yang mengalami ini akan mengira bahwa rambutnya seketika beruban. Jika rambut yang terus menerus tumbuh menjadi rontok, kita mengira bahwa beberapa lama kemudian rambut baru akan tumbuh, tetapi rambut baru tersebut tidak akan mungkin langsung keluar dalam kondisi memutih, oleh karenanya banyak yang mengatakan bahwa rambut tak mungkin menjadi uban dalam waktu singkat. Namun ternyata banyak yang menyaksikan bahwa dikarenakan shock yang hebat rambut dapat memutih dalam waktu singkat.
Sinar ultraviolet amat berpengaruh pada berkurangnya sel-sel warna yang ada di akar rambut pada proses penuaan. Sumber-sumber sinar ultraviolet seperti cahaya matahari, yang digunakan sebagai pengobatan atau solarium dapat membuat rambut menjadi rapuh karena selain merusak struktur keratin, cahaya ini juga mempengaruhi sintesis pigmen rambut. Selain itu, zat-zat kimia, suhu yang terlalu panas atau sebaliknya sangat dingin juga dapat mempercepat kerusakan rambut.
Kebersihan dan Kesehatan Rambut
Sepanjang zaman, perawatan rambut selalu menjadi prioritas tapi terkadang ada beberapa metode yang justru keliru diaplikasikan. Namun, kekeliruan ini barulah disadari saat rambut tumbuh sangat lambat dan kemudian lama-kelamaan menjadi rapuh serta rontok. Sisir dan sikat yang tidak sesuai, shampo, krim, pewarna, lotion serta berbagai zat tertentu yang sebenarnya tidak cocok dengan struktur rambut dapat menyebabkan kerusakan pada rambut kita. Bahan-bahan yang hanya merawat akar tapi tidak memelihara rambut tidak seharusnya digunakan. Akan tetapi zat-zat yang mengandung vitamin E dan B5 dapat membantu mempercepat aliran darah, serta mencegah kerontokan, rambut bercabang dan elektrifikasi rambut selain itu juga membantu mempercepat sintesa keratin.
Sabun dari minyak zaitun dapat menjadi pelembut, membersihkan sembari melembutkan kulit dan rambut dikarenakan khasiatnya serta melembabkannya pula. Itulah mengapa ketika menyinggung tentang minyak zaitun Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Makanlah dan minyakilah dengannya”.1 Terlebih lagi minyak zaitun dapat meningkatkan kekuatan dan elastisitas rambut kering serta mencegah timbulnya ketombe dan kerontokkan.
Sejak zaman dahulu, henna (daun pacar) dan katm (serbuk hitam seperti jelaga) dipakai sebagai zat alami dalam perawatan rambut. Henna diketahui sebagai zat pewarna rambut alami yang juga membuatnya lebih berkilau, serta menjaganya dari bakteri serta jamur. Sementara katm yang dipakai sebagai pewarna penghitam rambut diambil dari spora jamur berwarna hitam yang hidup pada remahan biji-bijian seperti gandum atau gandum hitam (rye). Jika beberapa zat warna rambut modern dapat menyebabkan alergi, maka henna dan katm diketahui sebagai bahan alami yang tidak menyebabkan alergi. Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam berkata: “Sesungguhnya bahan yang terbaik yang kalian gunakan untuk menyemir uban dan jenggot adalah henna’ (pacar) dan katm (inai).”2
Kelenjar-kelenjar minyak yang ada pada akar rambut dan asam laktik yang ada di kulit kepala membentuk sebuah lapisan pelindung dari mikroorganisme dan berbagai faktor pengganggu dari luar. Namun, jika kelenjar-kelenjar ini mensekresi terlalu banyak akan membentuk sebuah lapisan minyak yang cukup tebal. Pada akhirnya kondisi ini akan menyebabkan ketombe di kulit kepala, helai rambut rapuh sehingga akan menjadi rontok. Sebaliknya jika kulit kepala terlalu sedikit mensekresi minyak atau terkena paparan terik matahari terlalu lama akan menjadikan rambut terlalu kering.
Faktor genetik, kelembaban, nutrisi, metabolisme, frekuensi pencucian rambut, stres dan ketidak seimbangan hormon akan berpengaruh pada timbulnya ketombe dan kondisi minyak pada rambut. Ketombe adalah pembentukkan anormal dari sel-sel kulit kepala yang mati.
Mengenai perawatan rambut, Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam berkata: “Barangsiapa yang mempunyai rambut (memanjangkannya), maka sebaiknya ia memeliharanya dengan baik. Dengan merapikan, membersihkannya dan jangan membiarkannya acak-acakan tak beraturan.”3 Bahkan selain itu seperti yang kita ketahui Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam sering membawa bersamanya barang-barang seperti: sisir, cermin, siwak, gunting dan celak. Selain itu Beliau juga berdoa: “Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah rupaku maka perindahlah pula akhlakku.”4
Kerontokkan Rambut
Oleh karena rambut merupakan sebuah unsur yang menyempurnakan penampilan fisik manusia, maka kerontokkan rambut pun menjadi hal yang mengundang perhatian kita. Dari dua pria, salah seorang diantaranya akan mengalami kerontokkan rambut, sementara pada wanita, perbandingannya adalah 10:1.
Ada banyak sebab berbeda yang menyebabkan kerontokkan rambut. Yang paling sering terlihat adalah tipe kerontokkan rambut pria yang berkaitan dengan hormon testeron. Dikarenakan kerontokkan rambut laki-laki amat bergantung pada faktor genetis, maka keadaan ini akan mulai terjadi sejak masa puber dimulai dan semakin bertambah seiring dengan pertambahan usianya pula. Biasanya rambut pada bagian dahi dan tengkuk kepala rontok, sementara rambut di bagian pinggir dan di atas telinga masih terjaga. Kerontokkan rambut pada wanita baru akan dimulai pada usia senja, biasanya akan mulai terlihat pada bagian sekitar pelipis dan atas kepala, ketika proses menopause terjadi kerontokkan ini akan semakin bertambah.
Beberapa sebab lain yang juga dapat menyebabkan kerontokkan rambut di antaranya adalah: Anemia, penyakit-penyakit yang dikarenakan kerusakan hormon tiroid, efek dari pengobatan farmasi, tindakan operasi, kehilangan berat badan yang cukup signifikan dalam waktu singkat, stres, keletihan yang berlebihan, perubahan musim atau dikarenakan adanya perubahan hormonal pada masa kehamilan.
Rambut sebagai bukti forensik
Bukti-bukti yang didapatkan dari sebuah tempat perkara, akan amat membantu memecahkan permasalahan yang timbul dari sebuah kejadian. Jika dilihat dari aspek kedokteran forensik, pada beberapa peristiwa, rambut dapat menjadi satu-satunya bukti penting yang akan mendeteksi pelaku kejadian tersebut. Hal ini dikarenakan permukaan luar rambut pada setiap individu amat khas dan berbeda, dilapisi oleh manik-manik keratin yang tersusun seperti atap keramik sehingga memiliki ketahanan yang amat baik dan tidak gampang hancur.
Rambut juga merupakan sebuah materi yang amat penting untuk mendeteksi adanya zat-zat adittif yang menyebabkan ketergantungan (narkoba dan psikotropika). Ketika di bagian lain tubuh zat-zat yang telah diserapnya dalam waktu singkat akan dibuang ke luar maka tidak demikian dengan rambut. Zat-zat tersebut akan dibawa oleh rambut dalam waktu lama seperti sebuah arsip yang tersimpan, bergantung pada jenis, jumlah, bagaimana didapatkan, jangka waktu dan dosisnya. Histori penggunaan beberapa zat dapat dilacak bergantung pada panjang rambut jika diukur dari akarnya. Rambut sepanjang 1 cm dapat memberikan data dan informasi tentang penggunaan zat tertentu selama 1 bulan terakhir, sementara pada rambut sepanjang 24 cm dapat menyuguhkan informasi dari dua tahun terakhir pemakainya. Saat ini tes rambut tersebut telah umum digunakan oleh beberapa perusahaan saat melakukan seleksi dan pengontrolan pegawai, pilot, sopir dan profesi lainnya.
Berkat rambut pula, jika ada orang yang diculik atau hilang sejak kecil, saat ditemukan rambutnya dapat membantu mendeteksi siapa keluarganya. Pada penelitian atas kasus-kasus keracunan dimana dicurigai sebagai akibat pembunuhan, maka beberapa helai rambut korban akan diambil untuk disimpan dan diperiksa. 85% Perbedaan isotop-isotop hidrogen dan oksigen yang ada di rambut bersumber pada komposisi air yang dikonsumsi. Berdasarkan data informasi ini keberadaan seseorang beberapa minggu bahkan beberapa tahun sebelumnya dapat dideteksi hanya dengan meneliti rambut dan air yang diminumnya.
Rambut mampu bercerita banyak hal tentang seseorang, sebagaimana wajah, sidik jari, bentuk permukaan telapak tangan, warna suara dan variasinya yang menyimpan banyak rahasia dan menjadikannya menjadi identitas khas bagi masing-masing individu. Sang Al Musawwir-i Hakîm5 yang telah memperlengkapi dan memakmurkan setiap manusia sebagaimana yang dilakukanNya pada alam semesta, telah pula menitahkan bahwa setiap berbagai organ yang masing-masing membawa tugas dan kekhususan yang berbeda-beda ini, kelak akan pula dipikulkan kewajiban menjadi saksi atas semua perbuatan yang kita lakukan.
Penulis : Adem Arikanli
Diterbitkan di SIZINTI edisi Mei 2014
Referensi
- Tirmidzi, atima 43.
- Imam Ahmad, VI/319; Ibn-Majah, Libas bab: 32.
- Abu Dawwud, sunan, IV/74, no:4062/ 4163.
- HR. Ahmad dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya no. 964, Abu Ya’la al- Mushili dalam Musnadnya no. 4944.
- Al Mushowwir artinya: Yang Maha Menciptakan segala Bentuk dan Rupa.“Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk rupa, Dia memiliki Nama-Nama yang indah. Apa yang ada di langit dan bumi menyatakan kemuliaan-Nya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [QS al-Hasyr: 24]. Sedangkan Al-Hakim berarti Yang memiliki hikmah tinggi dalam penciptaan-Nya dan perintah-perintah-Nya, Yang memperbagus seluruh makhluk-Nya. Sebagaimana firman-Nya: “Dan siapakah yang lebih baik hukumnya daripada Allah bagi kaum yang yakin?” (Al-Ma’idah: 50)







Discussion about this post