• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Tuesday, June 2, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains Aneka Satwa

Hai Budi, Ini Aku Landak Hewan Berduri Tegak

Prof. Dr. İrfan Yılmaz

by Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
11 months ago
in Aneka Satwa
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Awas, jangan sentuh aku jika tidak mau tanganmu tertusuk, Budi! Seperti yang bisa kautebak, aku adalah landak, sang pengelana ladang, taman, dan kebun buah, yang melakukan pengembaraan di antara pepohonan, tetumbuhan, dan semak-belukar di kegelapan malam demi mengais rezeki, mencari “sesuap makanan” dari hamparan rerumputan di muka bumi.

Aku dianugerahi sejenis pakaian yang melindungiku dari bahaya dan hewan pemangsa. Ya, sebagai ganti dari rambut yang ada di tubuhmu, Budi, Tuhan menghadiahiku kulit yang penuh duri. Atau dengan kata lain, Dzat Yang Maha Mengetahui, yang menumbuhkan bulu lembut dan halus di kulitmu, telah membekaliku dengan sebuah gen yang mengandung sistem biokimia khusus yang telah dikodekan untuk menghasilkan duri tebal dan tajam di kulitku. Sehelai duriku panjangnya mencapai 2-3 cm dan seluruhnya berjumlah sekitar 5000 duri. Adapun duri-duri ini awalnya berwarna hitam atau cokelat pada sisi pangkalnya, lalu berakhir dengan warna putih yang condong krem di sisi ujungnya. Duri ini bersifat keras namun ringan karena berongga dan berisi penuh udara. Ia juga ditopang dengan lingkaran-lingkaran grommet di bagian dalam guna menambah daya tahannya. Adapun akar duri yang terbagi menjadi pelat-pelat tipis dilengkapi dengan simpul kecil yang mampu mengurangi dampak tekanan eksternal dan mencegah duri tertusuk ke dalam tubuhku.

Aku melindungi diriku dengan fasikulus otot[1] kecil yang ada pada akar duri. Otot-otot itu mengaktifkan duri-duri menembakkannya ke berbagai arah untuk membuatnya saling silang dan membentuk penghalang yang tidak dapat ditembus oleh lawan. Tentunya aku melakukannya ketika merasa berada dalam bahaya.

 

RelatedArticles

Umur Hewan

Hai Budi, Ini Aku Laba-Laba, Hewan Kecil Bersarang Sutra

Keajaiban pada Diriku

Budi, jangan pikir jika rahasiaku hanya tersimpan pada duri-duriku ini saja. Bahkan setiap bagian dari tubuhku adalah sebuah keajaiban mengagumkan. Saluran otot yang terdapat pada kulit yang menutupi tubuhku dari berbagai sisinya ibarat sebuah pakaian yang memudahkanku melipat badan saat merasa dalam bahaya. Aku menggigit ekorku dengan gigi dan menggulung diriku hingga menjadi seperti bola duri yang menyakitkan. Ujung saluran otot bagian bawah perut kuikatkan dengan otot merah yang disebut “orbicularis[2]”. Setelahnya, aku akan berubah bentuk menjadi seperti sebuah kantong yang terikat dari mulut. Dengannya, aku menutup bagian-bagian tubuhku yang lemah dan menjaga bagian perutku yang tak berduri agar berada di bagian dalam bola. Tidakkah menurutmu ini cara pertahanan diri yang luar biasa menakjubkan, Budi?!

Ada satu hal yang harus kusampaikan kepadamu, Budi, agar engkau tidak menyalahkanku nanti. Aku adalah tempat berlindung bagi berbagai parasit seperti kutu, tungau, dan tuma. Ini karena aku tidak dapat membersihkan pakaian duriku dan menggaruk-garuk area di sela-selanya. Mungkin ini yang menjadikanku sebagai salah satu hewan yang paling banyak membawa parasit di badannya. Faktanya, masing-masing dari kami menyimpan sekitar 1000 kutu pada durinya. Untuk alasan inilah aku memiliki penyakit menular yang kalian sebut sebagai…

 

Tags: landakmajalah mata airmata air magazinesatwatajamvolume 12 nomor 47
Previous Post

Qabdh dan Basth

Next Post

Kecerdasan Buatan (AI) Kawan atau Lawan? Tergantung Kita.

Irfan Yilmaz. Prof. Dr.

Irfan Yilmaz. Prof. Dr.

Related Posts

Umur Hewan
Aneka Satwa

Umur Hewan

3 weeks ago
Hai Budi, Ini Aku Laba-Laba, Hewan Kecil Bersarang Sutra
Aneka Satwa

Hai Budi, Ini Aku Laba-Laba, Hewan Kecil Bersarang Sutra

7 months ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1392 shares
    Share 557 Tweet 348
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    995 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    907 shares
    Share 363 Tweet 227

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Tanya Jawab Edisi 49

Tanya Jawab Edisi 49

May 11, 2026
Pusat Energi Tubuh

Pusat Energi Tubuh

May 12, 2026
Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

May 11, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin