• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Wednesday, October 28, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains Aneka Satwa

Apakah Hewan Mengetahui Fisika Penerbangan?

Prof. Dr. İrfan Yılmaz

by Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
3 weeks ago
in Aneka Satwa
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kita semakin menyadari bahwa banyak peristiwa yang dahulu kita anggap sederhana ternyata di baliknya terdapat rancangan, arsitektur, dan rekayasa yang sangat kompleks. Bahkan para ilmuwan yang berkecimpung di bidang robotik, mekanika, dan statis harus berhadapan dengan puluhan persamaan matematika, rumus fisika, dan perhitungan teknik hanya sekedar untuk membuat sebuah mesin berjalan. Jika melihat perkembangan robot yang telah diteliti dan dikembangkan selama bertahun-tahun, tampak bahwa hingga kini robot masih belum mampu berjalan dengan kesempurnaan seperti manusia ciptaan Allah I. Sebagaimana dalam hal berjalan, pada kemampuan berenang di air dan terbang di udara pun kita dapat melihat bahwa semua kemampuan itu telah ditentukan dan diciptakan dengan amat cermat. Di dalamnya bekerja berbagai hukum yang ditemukan oleh ilmu fisika dan matematika, berpadu dengan anatomi dan fisiologi makhluk hidup yang dirancang dengan ketelitian luar biasa.
Saat berbicara tentang terbang, yang pertama kali terlintas dalam pikiran kita pasti adalah burung. Ungkapan “terbang seperti burung” bahkan telah menjadikan burung identik dengan kemampuan terbang tersebut. Ketika melihat burung, manusia senantiasa membayangkan dirinya dapat terbang bebas merdeka seperti burung, sehingga mampu menempuh jarak yang jauh dalam waktu singkat. Nama Ibnu Firnas dari Andalusia pada abad ke-9 dan Hezarfen Ahmed Çelebi yang hidup di Istanbul pada abad ke-16 kerap disebut sebagai pelopor dalam percobaan penerbangan. Al-Qur’an juga mengarahkan perhatian kita pada fenomena terbang sekaligus menyoroti beberapa karakteristiknya: “Tidakkah mereka memerhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pengasih. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.”(QS. al-Mulk, 67/19.)
Ada tiga hal yang menjadi perhatian dalam ayat ini: (1) burung-burung terbang dalam barisan, (2) mereka membuka dan menutup sayap saat terbang, (3) Allah Yang Maha Pengasih disebut sebagai Dzat yang menahan mereka tetap berada di udara. Lantas, melalui sebab-sebab apa Allah I menjadikan burung-burung tetap berada di udara? Jika melihat secara menyeluruh anatomi dan fisiologi burung yang sesuai untuk terbang, pola perilaku yang mereka gunakan ketika terbang, serta hukum-hukum fisika yang mendasari semua itu, kita akan dapat memahami dari mana para insinyur penerbangan memperoleh inspirasi dalam merancang pesawat udara.

 

Apakah Hanya Burung yang Bisa Terbang?

Tatkala memikirkan hewan-hewan lain selain burung yang bisa terbang, dari kelompok vertebrata kita mengenal beberapa jenis ikan, katak, kadal, ular, tupai, dan kelelawar. Sementara dari kelompok invertebrata, kita mengetahui bahwa berbagai jenis serangga bersayap juga bisa terbang. Namun, selain kelelawar, tidak satu pun hewan vertebrata yang dapat terbang dengan mengepakkan sayap seperti halnya burung. Hewan-hewan tersebut hanya dapat menempuh jarak pendek dengan meluncur dari ketinggian layaknya pesawat layang, menggunakan kulit di sisi tubuh, kaki, atau lengan yang mereka rentangkan dan lebarkan. Cara mereka terbang berbeda dengan burung. Oleh karenanya, Al-Qur’an secara langsung menyebut burung sebagai sumber perhatian dan pembelajaran ketika berbicara tentang fenomena terbang.
Jika mencermati beberapa hewan yang disebutkan di atas, kita dapat melihat bahwa Allah I memperlihatkan kekuasaan-Nya melalui berbagai kelas taksonomi. Hal ini menunjukkan bahwa Dia I berkuasa mengatur kerajaan-Nya sesuai dengan kehendak-Nya dan dapat menjadikan makhluk apa pun terbang melalui rancangan yang beragam, tanpa terikat pada satu pola tertentu. Lantas, seberapa miripkah karakteristik cara terbang dan hukum-hukum fisika yang berlaku pada berbagai kelompok hewan dengan struktur tubuh yang begitu berbeda itu?

Ikan Terbang

Kemampuan terbang spesies yang memiliki sirip dada sangat besar hingga…..

RelatedArticles

Jangan Remehkan Serangga

Renungan dari Dunia Serangga

 

Tags: majalah mata airmata air magazinesatwaseranggaVolume 13 Nomor 52
Previous Post

Ilmu Ladunni

Next Post

Membina Manusia Bahagia

Irfan Yilmaz. Prof. Dr.

Irfan Yilmaz. Prof. Dr.

Related Posts

Jangan Remehkan Serangga
Aneka Satwa

Jangan Remehkan Serangga

4 months ago
Renungan dari Dunia Serangga
Aneka Satwa

Renungan dari Dunia Serangga

6 months ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1080 shares
    Share 433 Tweet 270
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    1006 shares
    Share 403 Tweet 251
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    926 shares
    Share 370 Tweet 232

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 52)

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 52)

October 20, 2026
Tanya Jawab Edisi 52

Tanya Jawab Edisi 52

October 20, 2026
Mu’awanah Dimensi Lain Mujahadah di Masa Kini

Mu’awanah Dimensi Lain Mujahadah di Masa Kini

October 13, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin