• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Wednesday, October 14, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026Terbaru
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Budaya Muamalah

Mu’awanah Dimensi Lain Mujahadah di Masa Kini

Dr. Osman Bodur

by admin
19 hours ago
in Muamalah
Reading Time: 3 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Hampir pada tiap bagian di sepanjang sejarah umat manusia, kita dapat menyaksikan pertarungan antara kebenaran dan keburukan, antara yang haq dan yang bathil. Para nabi yang diutus Allah Subhanahu wa ta’ala kepada manusia sebagai pembimbing menuju hidayah menghadapi berbagai perlawanan sengit dari orang-orang yang tersesat pada tiap-tiap zaman tersebut. Mereka juga memperlakukan orang-orang saleh yang mengikuti jejak para nabi dengan kesewenang-wenangan yang sama. Akan tetapi, sebagaimana masa-masa kezaliman ini akan menjadi kerugian besar bagi orang-orang zalim tersebut di akhirat kelak, begitu pula bagi mereka yang mengabdikan diri untuk memperjuangkan kebenaran di tengah kezaliman tersebut, masa-masa itu juga menjadi sebuah ujian. Pada masa ’Asr al-Sa‘adah1, di saat orang-orang tidak bersalah mengalami penderitaan akibat tekanan kaum zalim selama masa boikot yang berlangsung 3 tahun, para kaum dermawan seperti Sahabat Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu yang karena kedudukannya di masa itu tidak termasuk yang dikenai boikot, mengerahkan seluruh kemampuan dan segala sumber daya yang dimilikinya untuk membantu sesama.

Istilah “jihad” yang sering digunakan dalam literatur Islam tidak hanya memiliki arti perang di medan pertempuran. Jihad merupakan konsep yang jauh lebih luas daripada itu, mencakup berbagai kegiatan yang dilakukan di jalan Allah Subhanahu wa ta’ala dan dijalankan demi kemaslahatan umat manusia. Jihad adalah “usaha yang dilakukan seseorang dalam mendidik dan menundukkan nafsunya, suatu upaya seorang berilmu melalui ilmunya, orang yang sehat melalui pengabdiannya, orang yang berkecukupan melalui hartanya, serta segala kesungguhan dan perjuangan kaum muslimin untuk menjaga kehormatan dan martabat mereka.”2

Di setiap zaman terdapat bentuk-bentuk usaha dan mujahadah-nya (perjuangan kesungguhan) yang khas dan berbeda-beda. Sebagaimana dapat kita lihat pada bentuk-bentuk mujahadah yang ada di zaman Rasulullah ﷺ, di zaman kita sekarang pun, menggunakan apa yang kita miliki untuk mengabdi pada nilai-nilai kemanusiaan bersama (universal value), mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk merealisasikan nilai-nilai itu, bersegera dalam membantu orang-orang yang terzalimi dan tertindas tirani, serta menyuarakan berbagai bentuk ketidakadilan yang menimpa orang-orang tak bersalah ke berbagai penjuru dunia, juga merupakan sebuah bentuk mujahadah.

Di antara bentuk mujahadah yang paling penting di zaman kita saat ini adalah mu’awanah atau saling menolong dan saling membantu satu sama lain karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan orang lain untuk menjalani kehidupannya. Lantas, apa saja yang bisa kita lakukan untuk saling membantu satu sama lain? Mari menguraikan hal tersebut sebagai berikut:

RelatedArticles

No Content Available

 

Memberi Dukungan Materi

Al-Qur’an memuat puluhan ayat yang membahas tentang infak. Bahkan, perintah berinfak kerap disebut segera setelah perintah salat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya infak dan kedudukannya dalam ajaran Islam. Melindungi dan membantu orang-orang yang tertindas serta mereka yang menjadi korban ketidakadilan merupakan salah satu jalan penting untuk memperoleh limpahan karunia, rahmat, dan rida Allah Subhanahu wa ta’ala. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa orang-orang yang bersegera dalam membantu mereka yang sedang membutuhkan adalah mereka yang berada di jalan Allah Subhanahu wa ta’ala.

Memberi dukungan materi merupakan praktik yang telah berlangsung sejak masa ’Asr al-Sa’adah. Meski istilahnya kini berbeda, konteksnya tetaplah mu’awanah (memberi bantuan dan pertolongan). Apa pun istilah yang digunakan, membantu mereka yang membutuhkan merupakan tanggung jawab yang perlu kita tunaikan.3

Ketika ada anak-anak yang rela menyerahkan celengan mereka untuk diberikan pada orang-orang yang tertindas, ada para pahlawan yang memiliki semangat itsar dengan mendahulukan kebutuhan orang lain meski diri mereka sendiri membutuhkan, lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang mengorganisasi kegiatan untuk mengulurkan tangan di negara tempat mereka berada demi menjadi penawar bagi luka-luka yang diderita kemanusiaan; serta manusia-manusia dermawan yang…

Tags: majalah mata airmata air magazineMuamalahVolume 13 Nomor 52
Previous Post

Cahaya dan Gulita: Renungan Waktu di Ujung Senja

admin

admin

Related Posts

No Content Available
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1425 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1078 shares
    Share 432 Tweet 269
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    1006 shares
    Share 403 Tweet 251
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    926 shares
    Share 370 Tweet 232

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Mu’awanah Dimensi Lain Mujahadah di Masa Kini

Mu’awanah Dimensi Lain Mujahadah di Masa Kini

October 13, 2026
Cahaya dan Gulita: Renungan Waktu di Ujung Senja

Cahaya dan Gulita: Renungan Waktu di Ujung Senja

October 9, 2026
Membina Manusia Bahagia

Membina Manusia Bahagia

October 9, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2026
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2026
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin