• Privacy & Policy
  • Kontak
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Redaksi dan Manajemen
    • Dewan Penasihat
  • Mata Air di Dunia
    • Arabic
    • Deutsch
    • English
    • Spanish
    • Turkish
  • FAQ
  • Kirim Artikel
  • Karir
Sunday, July 12, 2026
  • Login
Majalah Mata Air
Advertisement
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23
No Result
View All Result
Majalah Mata Air
No Result
View All Result
Home Sains IPTEK

Kesehatan – Ilmu Pengetahuan – Teknologi (Edisi 46)

by admin
1 year ago
in IPTEK, Kesehatan, Lingkungan, Sains
Reading Time: 2 mins read
Share on WhatsappShare on FacebookScan and read on your phone

Memanen Air Tawar dari Uap Laut dalam Skala Global

Air menutupi 70% planet kita, tapi sayangnya air tawar yang dapat kita gunakan untuk minum, mandi, dan pengairan sangat langka. Hanya 3% dari air di dunia ini yang merupakan air tawar, dan  60%-nya membeku dalam gletser sehingga tidak dapat digunakan. Kelangkaan air kian menjadi masalah serius bagi semua benua, dengan negara-negara miskin menjadi yang paling terpengaruh secara dramatis. Penelitian baru-baru ini mengusulkan sebuah metode baru dalam memanen sumber air tawar yang sebelumnya tidak pernah dimanfaatkan. Terdapat pasokan air tawar yang melimpah dan hampir tak terbatas di atas lautan dalam bentuk uap air dan kini para ilmuwan berkeinginan untuk merancang sebuah infrastruktur baru agar bisa memanennya. Tim ilmuwan ini mengevaluasi 14 lokasi yang mengalami masalah kekurangan air di seluruh dunia dan menyelidiki kelayakan struktur baru yang dapat menangkap uap air dari atas lautan yang kemudian mengembunkannya menjadi air tawar. Struktur lepas pantai yang diusulkan diperhitungkan memiliki tinggi 330 kaki (100 meter) dan lebar 690 kaki (210 meter), serta akan ditempatkan beberapa kilometer di lepas pantai guna memaksimalkan kemampuannya dalam mengumpulkan uap air. Struktur ini akan mengumpulkan uap air dan mengirimkannya kembali ke daratan melalui pipa, yang di sana uap air tersebut akan mengembun menjadi air tawar. Intinya, uap air yang menguap dari lautan akan diangkut ke daratan, kemudian didinginkan, dikondensasi, dan diendapkan. Proses ini sangat mirip dengan siklus air alami. Menariknya, pemanasan global menyebabkan lebih banyak penguapan air, sehingga akibatnya akan ada lebih banyak kelembapan yang terbentuk untuk bisa diambil selanjutnya. Dengan demikian, akan terdapat lebih banyak kelembapan yang tersedia di bawah iklim yang lebih hangat guna memenuhi kebutuhan air bagi manusia, sehingga pendekatan ini pun layak dilakukan seiring dengan iklim dunia yang masih terus berubah. Metode baru ini secara substansi lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan solusi air tawar lainnya, seperti desalinasi. Pabrik-pabrik desalinasi menghasilkan brine, sebuah campuran bahan kimia asin sebagai sebuah produk limbah yang bisa menjadi racun bagi satwa liar. Solusi akses air sangat dibutuhkan karena sekitar 2 miliar orang tinggal di wilayah yang kekurangan air. Jumlah tersebut akan dapat terus meningkat seiring dengan perubahan iklim yang membuat kekeringan menjadi lebih sering terjadi.

 

Rahman et al. Increasing freshwater supply to sustainably address global water security at scale. Scientific Reports, December 2022.

 

RelatedArticles

Pusat Energi Tubuh

Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

 

Sumbu Usus-Otak: Mikrobioma Memengaruhi Kerusakan Otak pada Gangguan Neurodegeneratif

Kini telah semakin diketahui bahwa triliunan mikroba yang hidup di usus kita, yang dikenal sebagai “mikrobioma usus”, memainkan peran utama dalam banyak fungsi tubuh kita. Komunikasi dua arah antara mikrobioma usus dan otak dapat mengubah cara kerja organ-organ tersebut melalui jaringan kompleks sinyal kimia yang berasal dari mikroba dan otak. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa mikrobioma usus memengaruhi perilaku sel-sel imun di otak yang dapat merusak jaringan otak dan memperburuk degenerasi saraf. Para peneliti mengubah mikrobioma usus tikus yang cenderung mengalami kerusakan otak seperti Alzheimer dan gangguan kognitif. Mereka menemukan bahwa menipisnya semua mikrobioma usus melalui antibiotik dapat mengurangi kerusakan otak dan memperlambat perjalanan penyakit pada tikus secara dramatis. Percobaan lebih lanjut mengungkap bahwa tiga asam lemak rantai pendek spesifik yang diproduksi oleh bakteri usus…

 

 

Tags: volume 12 Nomor 46
Previous Post

Poros Jantung dan Otak

Next Post

Pendidikan Dahulu, Baru Teknologi

admin

admin

Related Posts

Pusat Energi Tubuh
Biologi

Pusat Energi Tubuh

2 months ago
Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum
Teknologi

Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

2 months ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR POST

  • Taubah, Inabah, dan Aubah

    Taubah, Inabah, dan Aubah

    1404 shares
    Share 562 Tweet 351
  • Ibnu Sina, Seorang Ilmuwan Teladan

    1072 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Shuffah, Pusat Bagi Para Jenius

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Hewan-hewan yang Menantang Suhu Dingin

    1000 shares
    Share 401 Tweet 250
  • Tanya Jawab Edisi 37 (Demi Merasakan Manisnya Iman)

    915 shares
    Share 366 Tweet 229

Majalah Mata Air menyuguhkan bahan bacaan untuk mengembangkan cakrawala pemikiran.

Ikuti Kami

Categories

Bulan Terbit

Tanya Jawab Edisi 49

Tanya Jawab Edisi 49

May 11, 2026
Pusat Energi Tubuh

Pusat Energi Tubuh

May 12, 2026
Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

Hikmah Gerbang Hadamard pada Teknologi Kuantum

May 11, 2026
  • Tentang
  • Ketentuan
  • Kirim Tulisan

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

No Result
View All Result
  • Home
  • Rubrik
    • Sains
    • Budaya
    • Spiritualitas
  • Penulis
    • Amany Lubis. Prof. Dr.
    • Astri Katrini Alafta. S.S. M.Ed.
    • Gumilar Rusliwa Somantri. Prof. Dr.
    • Ilza Mayuni. Prof Dr.
    • Irfan Yilmaz. Prof. Dr.
    • Khoirul Anwar. Dr. Eng.
    • Muhammad Luthfi Zuhdi
    • Nabilah Lubis. Prof. Dr.
    • Qoriah A. Siregar. Dr.
    • Semiarto Aji Purwanto. Prof. Dr.
    • Riri Fitri Sari. Prof. Dr. Ir.
    • Tegar Rezavie Ramadhan. S.K.M. M.Pd.
  • Event
  • Tetes Mata Air
  • Arsip
  • Berlangganan
  • Produk Kami
    • Buku Digital
    • Majalah Digital
    • Mata Air dalam Genggaman
  • Semua Membacanya 2025
    • Pendaftaran Semua Membacanya 2025
    • Galeri Semua Membacanya
      • Galeri SM25
      • Galeri SM24
      • Galeri SM23

© 2021 Majalah Mata Air - Membaca Kehidupan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Hallo,
Ada yang bisa kami bantu?
Tanya Admin