Gelatin merupakan bahan yang popular di berbagai tempat di dunia seperti Eropa dan Amerika, begitu pula di Indonesia. Hanya kadang-kadang orang Indonesia tidak sadar bahwa mereka sering mengonsumsi dan menjumpai gelatin pada banyak hal dalam kesehariannya. Sepertinya hampir semua orang pernah mengonsumsi gelatin yang merupakan suatu bahan baku pada banyak produk makanan, obat, kosmetik, juga pada dunia kedokteran. Pada bahan makanan, gelatin digunakan untuk produksi agar-agar, puding, cokelat, jeli, marshmallow, es krim, yoghurt dan lain-lain. Gelatin pada obat-obatan digunakan sebagai bahan utama produksi cangkang kapsul keras, cangkang kapsul lunak, bahan mikro-enkapsulasi, dan sebagai bahan pengikat pada tablet. Gelatin juga digunakan sebagai bahan pengganti plasma dalam dunia kedokteran.
Secara kimia, gelatin merupakan bio-polimer protein yang paling popular yang diperoleh dari hidrolisis parsial jaringan kolagen hewan vertebrata. Gelatin mempunyai sifat yang unik sehingga penggunaannya sangat luas pada industri farmasi, makanan, dan kosmetik.1 Kolagen merupakan suatu polimer triple helix yang ikatannya dapat dihancurkan oleh asam atau basa. Oleh karena diperoleh dari hewan, sumber utama penghasil gelatin di dunia adalah dari hewan babi, baik dari bagian tulang maupun bagian kulitnya. Namun seiring dengan permintaan produk halal yang meningkat, permintaan terhadap gelatin halal juga meningkat, sementara sayangnya sumber gelatin halal selama ini sangatlah terbatas.
Permintaan industri, terutama industri farmasi dan makanan, terhadap gelatin sangat tinggi, termasuk di Indonesia. Pada data statistik ditunjukkan bahwa Indonesia…







Discussion about this post